News

Prabowo Hadiri Mujahadah Kubro NU, Ribuan Jamaah Padati Stadion Gajayana

Jakarta (KABARIN) - Pagi Minggu di Stadion Gajayana, Malang, terasa berbeda. Ribuan nahdiyin yang telah memadati stadion sejak dini hari menyambut kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam acara Mujahadah Kubro memperingati Hari Lahir Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU), Minggu pagi.

Berdasarkan pantauan dari siaran langsung kanal YouTube Sekretariat Presiden, Presiden Prabowo tiba sekitar pukul 06.50 WIB, didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Suasana yang semula khidmat seketika berubah semarak saat lantunan sholawat Thola’al Badru Alaina menggema, mengiringi langkah Kepala Negara memasuki area stadion.

Alih-alih langsung menuju tempat duduk, Presiden Prabowo menyempatkan diri berjalan ke barisan depan jamaah. Ia menyalami para peserta satu per satu, dengan kehangatan yang terasa nyata. Momen paling mencuri perhatian terjadi ketika Presiden menyapa ibu-ibu yang antusias melambaikan tangan, disertai doa-doa yang dipanjatkan untuk negeri.

Acara Mujahadah Kubro ini juga dihadiri jajaran Kabinet Merah Putih, di antaranya Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Agraria dan Tata Ruang Nusron Wahid, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Sejumlah ulama kharismatik dan pengurus PBNU Jawa Timur turut hadir, memperkuat suasana religius dan kebersamaan.

Mujahadah Kubro yang berlangsung pada 7–8 Februari 2026 ini menjadi puncak rangkaian peringatan Satu Abad NU yang digelar PWNU Jawa Timur. Panitia memperkirakan sekitar 105 ribu jamaah hadir mengikuti rangkaian doa dan dzikir bersama.

Sebelumnya, peringatan satu abad NU telah diisi dengan berbagai kegiatan bernuansa keagamaan, budaya, dan sosial. Dimulai dari kick off dan Sarasehan Pesantren di Universitas Islam Malang (Unisma) pada 7 Januari 2026, dilanjutkan ziarah muassis dan muharrik NU se-Jawa Timur pada 24 Januari.

Rangkaian lainnya meliputi Hadrah Lailatul Ishari di Masjid Kemayoran Surabaya, pameran lukisan nasional bertema “Mangsa Kalasubo” di Galeri Dewan Kesenian Surabaya, hingga program parenting dan pesantren sehat yang digelar di sejumlah daerah di Jawa Timur.

Tak hanya itu, PWNU Jatim juga menghadirkan Pameran NUConomic, GenZINU Bootcamp, serta talkshow tiga pilar ekonomi NU—UMKM, filantropi, dan industri pertanian—yang digelar di Kampung Coklat, Kabupaten Blitar. Semua rangkaian ini menegaskan bahwa peringatan satu abad NU bukan sekadar seremonial, melainkan refleksi peran NU dalam kehidupan keagamaan, sosial, dan ekonomi bangsa.

Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Suryanto
Copyright © KABARIN 2026
TAG: