Oto

Mercedes-Benz Tarik Lagi EQB Gara-gara Masalah Baterai

Jakarta (KABARIN) - Mercedes-Benz kembali harus menarik mobil listriknya, EQB, dari peredaran di Amerika Serikat. Masalahnya masih sama: potensi korsleting pada bagian internal baterai yang bisa memicu kebakaran.

Dilaporkan InsideEV pada Rabu (18/2) waktu setempat, penarikan kali ini berdampak pada 11.895 unit EQB EV yang sudah terjual di AS. Ini bukan pertama kalinya model tersebut ditarik. Bahkan, beberapa unit yang masuk daftar kali ini sebelumnya sudah pernah ikut dalam kampanye recall dengan isu serupa. Artinya, ini jadi penarikan ketiga untuk kasus yang sama.

Sebelumnya, pada tahun lalu, pabrikan asal Jerman itu sempat melakukan pembaruan perangkat lunak pada kendaraan terdampak. Tujuannya untuk mengatasi akar masalah, meski saat itu sumber utama gangguan baterai belum benar-benar ditemukan.

Mercedes-Benz kemudian melakukan investigasi lanjutan bersama Farasis Energy, perusahaan asal China yang memproduksi baterai untuk EQB. Dari situ terungkap bahwa pembaruan software ternyata belum menyelesaikan persoalan sepenuhnya.

Karena itu, sekitar 12.000 unit EQB EV kembali ditarik. Bedanya, kali ini Mercedes-Benz tidak hanya mengandalkan pembaruan sistem. Mereka akan mengganti baterai tegangan tinggi secara gratis untuk mobil-mobil yang terdampak.

Menurut dokumen resmi yang diajukan ke Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA), hingga saat ini sekitar 74 persen kendaraan yang terdampak sudah menerima pembaruan perangkat lunak.

NHTSA menyebut model EQB yang terlibat dalam kasus ini diproduksi antara 13 Desember 2021 hingga 9 Mei 2024, atau model tahun 2022 sampai 2024.

Sambil menunggu penggantian baterai, Mercedes-Benz menyarankan pemilik yang belum melakukan pembaruan sebelumnya untuk membatasi pengisian daya maksimal hingga 80 persen. Selain itu, mobil juga disarankan diparkir di luar ruangan sampai paket baterai tegangan tinggi diganti.

Kasus ini jadi pengingat bahwa transisi ke kendaraan listrik memang menjanjikan, tapi isu keamanan baterai tetap jadi perhatian serius yang tidak bisa dianggap sepele.

Penerjemah: Chairul Rohman
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: