News

Penyebab Kecelakaan Transjakarta Koridor 13 Masih Diinvestigasi

Jakarta (KABARIN) - PT Transportasi Jakarta mengatakan penyebab kecelakaan yang melibatkan bus operator BMP 263 dan MYS 17100 di Koridor 13 (Puri Beta-Petukangan) di ruas Swadarma arah Cipulir, Jakarta Selatan, pada Senin pagi masih diinvestigasi secara mendalam.

"Penyebab insiden tengah dalam proses investigasi mendalam. Transjakarta berkomitmen penuh untuk menangani situasi ini secara cepat dan profesional demi keamanan seluruh pelanggan," kata Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani di Jakarta, Senin.

Dia mengatakan fokus utama Transjakarta saat ini, yaitu memastikan keselamatan penumpang.

Berdasarkan informasi, kecelakaan tersebut menyebabkan bagian bus ringsek dan sejumlah penumpang mengalami luka ringan.

"Petugas telah melakukan evakuasi cepat ke halte terdekat, dan pelanggan yang mengalami luka ringan telah mendapatkan penanganan," ujar Ayu.

Sementara itu, bus Koridor 13 yang mencakup rute 13B (CBD Ciledug-Tegal Mampang) dan L13E (Puri Beta-Pancoran) mengalami keterlambatan akibat kepadatan kendaraan di Puri Beta 2 dan sekitar kolong JORR.

Hal itu pun mengakibatkan waktu tempuh perjalanan dari Puri Beta 2 menuju Petukangan yang biasanya hanya 7 menit, meningkat hingga mencapai 39 menit.

Ayu mengatakan situasi tersebut juga menyebabkan penumpukan dan antrean pelanggan di halte menjadi lebih padat dari biasanya.

Selain armada bus Transjakarta, Mikrotrans JAK107 (Jembatan Garden-Puri Beta) juga mengalami keterlambatan yang signifikan.

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: