Kami akan menghadapi Hsu Yin-Hui/Lin Jhih-Yun. Saya pernah bertemu dengan pasangan tersebut sebelumnya, tetapi dengan partner yang berbeda
Jakarta (KABARIN) - Pasangan ganda putri Indonesia Amallia Cahaya Pratiwi dan Siti Fadia Silva Ramadhanti siap menghadapi Hsu Yin-Hui/Lin Jhih-Yun dari Taiwan di babak kedua YONEX German Open yang digelar di Westenergie Sporthalle, Mülheim an der Ruhr, Jerman, Jumat dini hari WIB.
Ini akan menjadi pertemuan pertama Tiwi/Fadia menghadapi Hsu/Lin sebagai pasangan, meski Tiwi pernah melawan Hsu dengan partner lain.
“Kami akan menghadapi Hsu Yin-Hui/Lin Jhih-Yun. Saya pernah bertemu dengan pasangan tersebut sebelumnya, tetapi dengan partner yang berbeda,” ujar Tiwi.
Pasangan Indonesia menyiapkan strategi matang dengan evaluasi menyeluruh, diskusi bersama pelatih, dan menonton analisis video untuk menentukan pola permainan terbaik menghadapi babak 16 besar.
Tiwi/Fadia melaju ke babak kedua setelah menyingkirkan pasangan Denmark, Kathrine Vang/Mette Werge, dengan skor 21-8, 21-14. Mereka tampil agresif dan menjaga tempo permainan sejak awal, sehingga gim pertama berjalan sesuai rencana.
“Alhamdulillah pada pertandingan hari ini kami bisa meraih kemenangan dengan baik. Di gim pertama, kami sudah menerapkan pola permainan seperti yang biasa kami mainkan dan itu berjalan cukup lancar,” kata Tiwi.
Meski gim kedua sempat membuat mereka tertinggal beberapa poin karena lawan mengubah ritme, Tiwi/Fadia berhasil menyesuaikan tempo dan kembali menguasai permainan.
“Di gim kedua tadi kami sempat terbawa pola mereka dan tertinggal poin. Tapi kami mencoba tetap mengikuti tempo lebih dulu, lalu ketika ada celah untuk mengubah pola, kami langsung melakukan penyesuaian dan kembali ke permainan yang kami inginkan,” tambah Tiwi.
Fadia menambahkan kondisi lapangan menjadi tantangan tersendiri karena berbeda dari saat latihan.
“Saat latihan kemarin rasanya cukup berbeda, dan hari ini terasa ada angin yang cukup berpengaruh. Tapi kami segera berkomunikasi lagi di lapangan dan sempat berdiskusi dengan pelatih untuk menenangkan diri dan menyesuaikan permainan,” ujarnya.
Meski jumlah pemain Indonesia di turnamen kali ini tidak sebanyak biasanya, fokus Tiwi/Fadia tetap terjaga, apalagi keduanya sedang berburu tambahan poin untuk peringkat dunia.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026