Ini Alasan Mengapa Erling Haaland Digemari Banyak Orang

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Bintang sepak bola Norwegia Erling Haaland tidak hanya dikenal berkat ketajamannya mencetak gol, tetapi juga memiliki daya tarik yang membuatnya digemari banyak orang, termasuk mereka yang bukan penggemar sepak bola.

Melansir dari Psychology Today pada Kamis (9/7), psikolog sosial Danielle Del Core menjelaskan bahwa ketertarikan publik terhadap Haaland tidak semata-mata dipengaruhi oleh penampilan fisik atau prestasinya di lapangan. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa perilaku dan karakter yang ditampilkan seseorang turut memengaruhi bagaimana orang lain menilai daya tariknya.

Salah satu faktor yang dinilai berperan adalah kemampuan memberi rasa aman. Del Core mengutip penelitian Barlev dan kolega pada 2025 yang menemukan bahwa kekuatan fisik akan dinilai lebih menarik ketika digunakan untuk melindungi orang lain, bukan untuk mengintimidasi. Dalam pertandingan, Haaland kerap terlihat membantu rekan maupun lawan yang terjatuh serta memeriksa kondisi pemain setelah benturan.

Selain itu, Haaland juga dinilai mampu menunjukkan pengendalian diri di bawah tekanan. Meski sering mendapat pelanggaran dari lawan, ia dikenal jarang bereaksi secara berlebihan. Menurut berbagai penelitian, kemampuan mengendalikan emosi menjadi salah satu sifat yang banyak dihargai dalam hubungan jangka panjang.

Faktor lain yang memperkuat daya tarik Haaland adalah kesan ramah dan baik hati kepada penggemar. Sejumlah studi menunjukkan bahwa perilaku prososial, seperti kebaikan, kepedulian, dan kemurahan hati, dapat meningkatkan penilaian seseorang terhadap daya tarik orang lain.

Del Core juga menilai publik melihat Haaland sebagai sosok yang loyal. Ia beberapa kali terlihat memprioritaskan pasangan dan keluarganya dalam berbagai kesempatan. Loyalitas telah lama dikenal sebagai salah satu karakter yang dianggap penting dalam hubungan jangka panjang.

Di luar lapangan, selera humor Haaland melalui unggahan di media sosial juga ikut memperkuat citranya. Penelitian menunjukkan bahwa humor sering dikaitkan dengan kreativitas, kemampuan memecahkan masalah, serta kecerdasan, sehingga dapat meningkatkan daya tarik seseorang.

Meski demikian, Del Core mengingatkan bahwa penilaian tersebut didasarkan pada citra yang ditampilkan Haaland di ruang publik. Kepribadian seseorang dalam kehidupan pribadi belum tentu sama dengan persepsi yang terbentuk di mata masyarakat.

Sumber: Psychology Today

Bagikan

Mungkin Kamu Suka