Health

Vaksinasi Campak Difokuskan untuk Anak Usia 9 Bulan hingga 15 Tahun

Jakarta (KABARIN) - Ketua Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Dr. dr. Piprim Basarah Yanuarso Sp.A Subsp.Kardio(K) mengatakan vaksinasi campak difokuskan pada anak 9 bulan ke atas untuk meningkatkan kekebalan tubuh anak.

"Jadi kita fokus di sembilan bulan ke atas sampai lima belas tahun. Karena disitulah yang memang paling banyak terkena campak sampai saat ini," kata Piprim saat ditemui media di Rumah Vaksinasi Jakarta, Kamis.

Vaksinasi measles and rubella (MR) untuk mencegah campak dan rubella sesuai dengan program pemerintah dilakukan pada anak usia 9 bulan, dengan pengulangan pada usia 2 tahun dan 5 tahun. IDAI juga menjadwalkan vaksinasi kombinasi campak, gondongan dan rubella (MMR/Measles, Mumps, Rubella) pada usia 15 bulan dan pengulangan pada usia 5 tahun.

Pemberian vaksin perlu diulang agar tubuh kembali mengingat memori sel-sel imun untuk memerangi campak karena penyakit itu butuh kekebalan yang spesifik selain melalui nutrisi dan olahraga.

Piprim mengingatkan bahwa meskipun anak sudah mendapat vaksinasi lengkap, termasuk campak, tidak berarti dia 100 persen kebal penyakit. Jika anak sudah mendapat vaksin, tingkat keparahan dan komplikasi diharapkan tidak berat karena kekebalan tubuh sudah terbentuk

Anak yang tidak melengkapi vaksinasi campak menjadi mudah tertular dan bisa menularkan kepada anak lain, termasuk kepada anak-anak yang memiliki penyakit kronis seperti penyakit jantung bawaan dan penyakit ginjal. Anak-anak dengan penyakit berat seperti itu harus dilindungi dengan lingkungan yang sudah divaksin.

Piprim juga mengatakan kemunculan kembali wabah campak mengingatkan kembali masyarakat untuk segera melengkapi vaksin karena penyakit tersebut sangat menular, bahkan melebihi COVID-19.

"Cakupan imunisasinya harus sangat tinggi, di atas 95 persen supaya kekebalan komunitasnya terjaga dengan baik," kata Piprim.

Data IDAI menunjukkan hingga minggu ke-7 2-26, terdapat 8.224 kasus suspek, 572 kasus terkonfirmasi dan 4 kematian.

Pada 2025, terdapat 63.769 suspek campak, 11.094 kasus terkonfirmasi dan 69 kematian.

Pewarta: Fitra Ashari
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: