Jakarta (KABARIN) - Paparan layar sejak usia dini ternyata bisa berdampak ke perkembangan anak kalau tidak dikontrol dengan baik. Salah satu efek yang sering muncul adalah keterlambatan bicara sampai kesulitan berinteraksi secara sosial.
Dokter spesialis saraf anak Rafat Trivedi menjelaskan bahwa masalahnya bukan sekadar melihat layar, tapi lebih ke durasi yang berlebihan dan dimulai terlalu cepat sejak usia sangat dini.
"Waktu menatap layar bukanlah penyebabnya, tetapi paparan layar yang berlebihan dan terlalu dini, terutama dalam dua hingga tiga tahun pertama kehidupan, dapat berkontribusi pada keterlambatan bicara dan kesulitan komunikasi sosial," kata dokter ahli syaraf pediatrik Rafat Trivedi dari Marengo Asia Hospitals sebagaimana dikutip dalam siaran Hindustan Times pada Rabu (1/4).
Ia menekankan bahwa anak belajar paling efektif lewat interaksi langsung seperti ngobrol, kontak mata, ekspresi wajah, hingga bermain bersama. Hal hal seperti ini sulit tergantikan kalau anak lebih sering fokus ke gadget.
Kabar baiknya, kondisi anak yang sempat terdampak biasanya bisa membaik cukup cepat jika waktu layar dikurangi dan interaksi langsung diperbanyak.
Soal batasan, anak di bawah dua tahun sebaiknya tidak terpapar layar sama sekali kecuali untuk video call dengan keluarga. Sementara anak di atas usia dua tahun disarankan menggunakan perangkat digital kurang dari satu jam per hari.
Orang tua juga dianjurkan untuk lebih selektif dalam memilih konten, menggunakan layar yang lebih besar, serta selalu mendampingi anak saat mengakses perangkat.
Selain itu, aktivitas seperti membaca buku, mengobrol, dan bermain bersama tetap harus jadi prioritas setiap hari. Anak juga bisa diajak ikut kegiatan sederhana di rumah agar mereka belajar tanggung jawab sambil tetap merasa senang.
Tak kalah penting, anak perlu sering diajak melakukan aktivitas yang melibatkan interaksi langsung seperti bercerita, bermain peran, hingga bermain bebas di luar ruangan agar tumbuh kembangnya tetap maksimal.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026