Trump Klaim AS Bisa Lumpuhkan Infrastruktur Iran dalam Dua Hari

waktu baca 2 menit

Istanbul (KABARIN) - Presiden Donald Trump mengklaim Amerika Serikat mampu menghancurkan seluruh infrastruktur penting milik Iran dalam waktu singkat jika konflik kembali memanas.

Pernyataan itu disampaikan Trump dalam wawancara dengan Fox News pada Jumat setelah kunjungannya ke China.

“Saya tidak meremehkan apa pun. Kami menghantam mereka dengan sangat keras,” kata Trump.

Ia menyebut AS sebenarnya masih menahan diri selama konflik berlangsung. Menurutnya, fasilitas penting Iran seperti jembatan dan sistem kelistrikan sengaja tidak dihancurkan sepenuhnya.

“AS membiarkan jembatan mereka, kami membiarkan kapasitas listrik mereka. Kami bisa melumpuhkan semua itu dalam dua hari. Semuanya,” ujarnya.

Trump juga menyinggung proses diplomasi antara Washington dan Teheran yang menurutnya berjalan tidak menentu dan sulit diprediksi.

Ia mengklaim Iran beberapa kali berubah sikap setelah pembicaraan berlangsung.

“Mereka tadinya akan memberi kami semuanya, semua yang kami inginkan, dan setiap kali mereka membuat kesepakatan, keesokan harinya seolah-olah kami tidak pernah melakukan percakapan itu. Itu terjadi sekitar lima kali. Ada yang salah dengan mereka, sebenarnya mereka gila,” ucap Trump.

Meski melontarkan ancaman keras, Trump mengatakan dirinya masih lebih memilih penyelesaian tanpa perang dibanding jalur militer.

“Ini bisa berakhir dengan kekerasan atau tanpa kekerasan, dan saya jauh lebih memilih tanpa kekerasan,” katanya.

Saat ditanya soal pengaruh pemilu sela AS yang akan digelar November mendatang, Trump menegaskan kebijakan terhadap Iran tidak akan dipengaruhi agenda politik dalam negeri.

Ia kembali menekankan bahwa Iran tidak boleh memiliki program nuklir.

Sumber: ANAD

Bagikan

Mungkin Kamu Suka