Para gentleman driver ini berasal dari latar belakang bisnis yang beragam, mulai dari perdagangan, jasa, industri perhotelan, hingga hiburan. Kehadiran mereka di Mandalika membuka peluang besar yang melampaui dunia balap
Jakarta (KABARIN) - Ajang balap GT World Challenge Asia 2026 yang akan digelar di Indonesia dipastikan tidak hanya menampilkan pembalap profesional, tetapi juga para gentleman driver atau pembalap non profesional yang berasal dari kalangan pebisnis.
Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association atau MGPA Priandhi Satria menyebutkan bahwa event ini akan berlangsung pada 9 hingga 11 Mei 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat.
“Para gentleman driver ini berasal dari latar belakang bisnis yang beragam, mulai dari perdagangan, jasa, industri perhotelan, hingga hiburan. Kehadiran mereka di Mandalika membuka peluang besar yang melampaui dunia balap," kata Priandhi Satria kepada pewarta di Jakarta, Senin.
Ia menambahkan bahwa kehadiran para pembalap yang juga pelaku usaha tersebut menjadi kesempatan penting untuk memperkenalkan Mandalika dan Indonesia secara langsung kepada para pengambil keputusan di dunia bisnis internasional.
"MGPA melihat ini sebagai pintu masuk untuk memperkenalkan potensi The Mandalika dan Indonesia secara langsung kepada para pengambil keputusan di dunia bisnis internasional,” imbuh Andhi, sapaan akrabnya.
Menurutnya, konsep balapan ini cukup unik karena mempertemukan dunia motorsport dengan sektor bisnis yang berjalan beriringan. Para peserta tidak hanya bertanding di lintasan, tetapi juga membawa latar belakang sebagai pelaku usaha di berbagai industri.
Ia menjelaskan bahwa pengalaman yang didapat para peserta di Mandalika diharapkan tidak berhenti pada balapan saja. Selain merasakan tantangan sirkuit, mereka juga bisa menikmati keindahan Lombok serta melihat peluang ekonomi yang ada di daerah tersebut.
Dari situ diharapkan muncul ketertarikan untuk kembali datang, baik sebagai wisatawan maupun sebagai investor di masa depan.
"Harapannya, pengalaman tersebut dapat mendorong mereka untuk kembali sebagai wisatawan, bahkan lebih jauh lagi sebagai investor," kata Andhi.
MGPA menilai penyelenggaraan ajang ini menjadi bagian dari strategi besar untuk menggabungkan olahraga otomotif, pariwisata, dan investasi dalam satu ekosistem yang saling terhubung dan berkelanjutan di Mandalika.
Dengan adanya event ini, Mandalika diharapkan semakin kuat posisinya sebagai destinasi motorsport kelas dunia sekaligus sarana promosi untuk menarik wisatawan berkualitas dan calon investor.
Ini juga menjadi kali kedua GT World Challenge Asia digelar di Mandalika. Tahun ini, ajang tersebut akan diikuti 23 mobil balap dengan total 46 pembalap dari 17 negara termasuk China, Jepang, Indonesia, hingga negara Eropa dan Amerika.
Selama akhir pekan balapan, diperkirakan sekitar 9.000 orang akan hadir langsung di sirkuit, mulai dari penonton, tamu undangan, hingga tim dan kru balap.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026