Jakarta (KABARIN) - Manajer Real Madrid Alvaro Arbeloa menegaskan bahwa timnya masih memiliki kesempatan untuk membalikkan keadaan saat bertandang ke markas Bayern Muenchen pada leg kedua perempat final Liga Champions di Allianz Arena pada Kamis 16 April waktu Indonesia Barat.
Madrid datang dengan kondisi tertinggal 1-2 secara agregat setelah kalah pada leg pertama di Santiago Bernabeu yang berlangsung Rabu dini hari waktu Indonesia Barat.
Arbeloa tetap optimistis dengan peluang timnya meski mengakui laga di Jerman tidak akan mudah.
“Ini tidak akan mudah, tetapi jika ada tim yang bisa menang di Munich, itu adalah Real Madrid," kata Arbeloa, dikutip dari laman resmi Madrid, Rabu.
Pada leg pertama, Madrid sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol Kylian Mbappe pada menit ke-74. Namun mereka gagal menambah gol hingga akhir laga dan harus mengakui keunggulan Bayern yang lebih dulu mencetak gol melalui Luis Diaz pada menit ke-41 dan Harry Kane di awal babak kedua.
Arbeloa juga menyinggung catatan Bayern di kandang sendiri musim ini yang sebenarnya tidak sepenuhnya tak terkalahkan. Ia menyebut hanya Augsburg yang berhasil mengalahkan Bayern di Allianz Arena dengan skor 2-1 pada Januari lalu, serta kekalahan lain dari Arsenal di kompetisi berbeda.
Menurutnya, dua gol yang bersarang ke gawang Madrid pada leg pertama terjadi akibat kesalahan yang seharusnya bisa dihindari. Ia menilai jika Madrid ingin lolos ke semifinal, kesalahan seperti itu tidak boleh terulang di laga berikutnya.
Selain itu, ia juga menyoroti performa kiper Bayern Manuel Neuer yang tampil sangat baik dengan sejumlah penyelamatan penting, sehingga membuat peluang Madrid banyak terbuang sia sia.
“Melawan tim seperti ini, jika Anda membuat kesalahan, Anda akan dihukum. Itulah yang harus kami hadapi. Jelas kami mencetak satu gol yang memberi harapan, dan sayangnya kami tidak mampu memaksimalkan peluang yang kami miliki," kata manajer 43 tahun tersebut.
Meski begitu, Madrid punya sejarah cukup baik saat bermain di Muenchen, termasuk kemenangan pada April 2018 ketika gol Marco Asensio dan Marcelo membawa mereka menang 2-1 di semifinal Liga Champions.
Arbeloa pun menutup dengan penegasan bahwa timnya akan berjuang habis habisan di Jerman demi tiket ke babak berikutnya.
“Dengan kepercayaan pada para pemain, kami akan pergi ke Jerman. Siapa pun yang tidak percaya, bisa tetap di Madrid, karena kami akan habis-habisan untuk meraih kemenangan di Jerman," tegasnya.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026