Jakarta (KABARIN) - Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares menilai tekanan lebih besar berada pada Persija Jakarta menjelang pertemuan kedua tim pada pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (11/4) pukul 19.00 WIB.
Menurutnya, Persija membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang dalam persaingan gelar, terlebih setelah gagal menang dalam tiga pertandingan terakhir.
"Saya pikir besok akan jadi pertandingan yang bagus. Tekanan ada di Persija karena mereka tiga kali tanpa kemenangan. Mereka juga berada di atas klasemen dibanding kami," kata Bernardo pada sesi jumpa pers pra-pertandingan di SUGBK, Jumat.
"Tapi kami tidak pernah merencanakan untuk seri atau kalah. Kami selalu mencoba menang. Kami tahu ini akan sulit, tapi mungkin kami bisa memberi kejutan," kata dia.
Meski demikian, Persebaya tetap membawa misi meraih poin penuh, termasuk memutus catatan buruk saat bermain di kandang Persija. Terakhir kali Persebaya menang di SUGBK terjadi pada Desember 2019 dengan skor 2-1.
Pada pertemuan musim lalu di SUGBK, Persebaya hanya mampu bermain imbang 1-1. Saat itu, gol Flavio Silva menyamakan kedudukan setelah Persija lebih dulu unggul lewat Rayhan Hannan.
"Tentu kami melihat hasil masa lalu, tapi sejarah tidak mengubah apa yang bisa kami lakukan besok. Ini akan jadi pertandingan yang berbeda," ucap Bernardo.
Ia juga menyoroti pentingnya fokus dan mental pemain, terutama setelah hasil buruk di laga tandang sebelumnya.
"Yang penting adalah fokus kami harus tinggi, karena di laga tandang terakhir kami kebobolan lima gol (1-5 vs Borneo). Mental pemain harus kuat dari awal sampai akhir. Hanya dengan itu kami bisa mendapatkan hasil bagus," kata dia.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026