News

Kabupaten Bogor Bangun 156 Hektare Hutan Kota dalam Empat Bulan

Kabupaten Bogor (KABARIN) - Pemerintah Kabupaten Bogor tancap gas dalam program penghijauan. Dalam waktu empat bulan sejak awal 2026, mereka sudah membangun hutan kota seluas 156,44 hektare dengan total 45.152 pohon tertanam.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyebut langkah ini sebagai upaya nyata untuk menghadapi perubahan iklim sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan di daerahnya.

“Jika lebih dari satu hektare, sangat baik. Sementara untuk desa atau kelurahan, minimal harus memiliki kawasan hijau sebagai bagian dari penguatan lingkungan,” ujarnya di Cibinong, Selasa.

Program ini dijalankan berdasarkan Instruksi Bupati Nomor: 100.4.4.2/910-DLH tentang Penanaman Pohon Satu Hektar Hutan Kota di Setiap Kecamatan yang diterbitkan pada 31 Desember 2025.

Menurut Rudy, program ini bukan sekadar proyek jangka pendek, tapi investasi untuk masa depan.

“Apa yang kita tanam hari ini bukan untuk diri kita, tetapi untuk anak cucu kita. Tuhan menciptakan manusia setiap detik, tetapi dunia hanya satu kali. Kita mulai dari tanah yang kita pijak, Kabupaten Bogor, untuk Indonesia yang lebih baik,” katanya.

Supaya program ini terus berjalan konsisten, Pemkab Bogor juga meluncurkan gerakan rutin bertajuk “Selasa Menanam”. Setiap pekan, penanaman pohon dilakukan di berbagai wilayah agar luas hutan kota terus bertambah.

Pelaksanaannya melibatkan banyak pihak, mulai dari perangkat daerah hingga tingkat kecamatan. Sekretaris Daerah bertindak sebagai koordinator, sementara Dinas Lingkungan Hidup menjadi pendamping teknis sekaligus evaluator. Para camat juga punya peran penting untuk menyediakan lahan minimal satu hektare di wilayah masing-masing.

Selain itu, dukungan juga datang dari SKPD dan BUMD yang membantu penyediaan bibit serta sarana pendukung. Pemkab Bogor juga membuka peluang kolaborasi dengan dunia usaha lewat program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR/TJSL) untuk memperkuat pendanaan.

Jenis pohon yang ditanam pun beragam, mulai dari tanaman cepat tumbuh, tanaman endemik, hingga pohon yang punya nilai ekonomi dan fungsi konservasi, agar ekosistem tetap seimbang.

Program ini nantinya akan mencapai puncaknya pada kegiatan Penanaman Serentak se-Kabupaten Bogor yang dijadwalkan berlangsung pada 5 Juni 2026, bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Pewarta: M Fikri Setiawan
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: