Money

Wamendag: Kenaikan Harga Plastik Perlu Sinergi Lintas Kementerian

Jakarta (KABARIN) - Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti menilai diperlukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk merumuskan solusi atas kenaikan harga kemasan plastik yang dipicu oleh dinamika geopolitik global, termasuk ketegangan di kawasan Timur Tengah.

“Secara keseluruhan tentunya dibutuhkan sinergitas lintas kementerian, baik itu kami di Kemendag maupun kementerian lainnya untuk mencarikan solusi terbaiknya,” kata Roro di Jakarta, Rabu.

Ia menjelaskan, salah satu penyebab kenaikan harga plastik adalah naiknya biaya bahan baku utama seperti nafta, yang banyak dipasok dari wilayah Timur Tengah. Kondisi geopolitik saat ini turut memperpanjang jalur distribusi serta meningkatkan persaingan antarnegara untuk mendapatkan pasokan tersebut.

“Salah satu hal yang membuat plastik itu menjadi lebih mahal itu dikarenakan ada bahan yang terkandung di dalamnya, misalnya nafta, ya, yang dibutuhkan,” ujarnya.

Pemerintah, lanjutnya, tengah mencari alternatif sumber pasokan dari berbagai negara untuk menjaga ketersediaan bahan baku dan menstabilkan harga di dalam negeri.

“Kita berupaya untuk sourcing dari beberapa wilayah. Pak Menteri (Perdagangan, Budi Santoso) sudah memberikan statement (terkait) dari wilayah mana saja untuk kemudian bahan baku nafta bisa terpenuhi sehingga plastik harganya semakin stabil,” katanya.

Selain itu, pemerintah juga mendorong penggunaan bahan alternatif sebagai substitusi kemasan plastik guna mengurangi tekanan terhadap permintaan bahan baku tersebut.

Roro menambahkan, dampak gejolak geopolitik global tidak hanya dirasakan pada sektor plastik, tetapi juga merambat ke berbagai komoditas lain, termasuk energi.

Meski demikian, ia menegaskan pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas harga dan pasokan melalui berbagai kebijakan, termasuk memastikan subsidi bahan bakar minyak (BBM) tetap berjalan.

“Saya yakin kalau untuk komoditas lainnya, kementerian teknis terkait sudah menyikapi kondisi geopolitik saat ini juga dengan sangat amat baik. Kita tahu bahwa untuk menyikapi hal ini, BBM subsidi juga tidak terganggu,” ujarnya.

Ia berharap berbagai langkah tersebut dapat meminimalkan dampak kenaikan harga terhadap masyarakat dan menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah kondisi global yang tidak menentu.

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: