Jakarta (KABARIN) - Pengurus Pusat Federasi Hoki Indonesia (PP FHI) menyebut proses naturalisasi empat atlet hoki asal Eropa untuk memperkuat Tim Nasional Hoki Indonesia putra dan putri dalam menghadapi Asian Games 2026 masih dalam tahap administrasi.
"Naturalisasi sedang berproses. Mudah-mudahan dari Kemenpora dan pihak-pihak yang berkaitan dengan naturalisasi bisa membantu supaya kita bisa berprestasi di Asian Games," kata Sekretaris Jenderal PP FHI Yasser Arafat di Jakarta, Jumat.
Ia menjelaskan keempat atlet tersebut terdiri dari dua pemain putra dan dua pemain putri yang berasal dari Belanda dan Jerman. Meski belum menyebutkan nama, Yasser memastikan seluruh atlet telah mengajukan permohonan untuk menjadi warga negara Indonesia.
"Di antara para atlet ini ada yang levelnya sudah bermain di liga top Belanda," ujarnya.
Menurut Yasser, kehadiran pemain naturalisasi diharapkan dapat meningkatkan kualitas tim nasional, terutama dalam menghadapi negara-negara kuat di cabang hoki lapangan.
Pengalaman bermain di kompetisi Eropa dinilai dapat memberi dampak positif pada aspek teknik, taktik, hingga mental bertanding para pemain lokal.
Ia menambahkan, percepatan proses naturalisasi akan menjadi faktor penting dalam memperkuat peluang Indonesia di Asian Games 2026. Tim nasional hoki putra Indonesia sendiri telah memastikan tiket tampil setelah lolos kualifikasi, sementara tim putri masih berjuang di ajang kualifikasi yang berlangsung di Jakarta.
Selain target jangka pendek di Asian Games dan SEA Games, PP FHI juga menargetkan penguatan tim untuk jangka panjang, termasuk ambisi tampil di Olimpiade 2028.
"Target besar kami adalah hoki Indonesia bisa tampil di Olimpiade mendatang," kata Yasser.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026