Health

Kebiasaan Sepele yang Diam-Diam Bisa Picu Stres, Ini Penjelasannya

Jakarta (KABARIN) - Sebagian besar stres ternyata tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan menumpuk perlahan dari kebiasaan kecil yang kerap luput dari perhatian. Seiring waktu, akumulasi ini bisa menjadi berlebihan bahkan berdampak buruk tanpa disadari.

Dilansir dari Hindustan Times, CEO ConsciousLeap sekaligus penulis Sanjay Desai mengungkap sejumlah kebiasaan yang diam-diam memicu stres.

1. Memeriksa ponsel di pagi hari

Sanjay menyoroti bahwa sebelum sistem saraf sepenuhnya terbangun, seseorang sudah menyerap notifikasi, berita, dan berbagai urgensi dari luar. Memulai hari secara reaktif membuat dasar stres sulit dipulihkan.

2. Mengatakan "ya" ketika ingin menolak

Komitmen yang dibuat bukan karena kesiapan, melainkan kewajiban, akan menambah beban tersembunyi. Kondisi ini membuat seseorang merasa melampaui batas kemampuan tanpa disadari.

3. Tetap di depan layar hingga tertidur

Pikiran membutuhkan waktu transisi sebelum tidur. Tanpa jeda dari layar, sistem saraf tetap aktif, kualitas tidur menurun, dan tubuh membawa stres ke hari berikutnya.

4. Menganggap istirahat sebagai hadiah

Istirahat bukan sesuatu yang harus “didapatkan” setelah produktif. Justru, istirahat adalah fondasi agar produktivitas dapat berlangsung secara berkelanjutan.

5. Membicarakan masalah tanpa tindakan

Melampiaskan emosi memang membantu, tetapi jika dilakukan berulang tanpa solusi, hal itu justru memperpanjang siklus stres. Pikiran terbiasa terjebak dalam perenungan tanpa arah.

6. Melewatkan makan atau makan sambil bekerja

Pola makan yang tidak teratur dapat mengganggu kestabilan gula darah, memicu kecemasan, dan membuat emosi lebih mudah terganggu. Tubuh membutuhkan energi yang cukup untuk mengelola tekanan.

Kebiasaan-kebiasaan tersebut terlihat sederhana, namun jika terjadi terus-menerus, dampaknya dapat signifikan terhadap tingkat stres harian.

Penerjemah: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: