China (KABARIN) - Xiaomi Auto (Xiaomi) menyatakan bahwa pemesanan sedan listrik SU7 versi terbaru telah menembus lebih dari 80.000 unit dalam 48 hari sejak peluncuran pada 20 Maret, berdasarkan data perusahaan yang dirilis pada Rabu (6/4).
Angka tersebut merujuk pada pesanan yang sudah dikonfirmasi dengan pembayaran uang muka.
Menurut laporan Carnewschina, model ini tersedia dalam tiga varian dengan harga mulai dari 219.900 hingga 303.900 yuan (sekitar Rp560 juta–Rp774 juta).
Xiaomi juga melakukan sejumlah penyesuaian konfigurasi mulai 6 Mei. Beberapa pilihan warna eksterior seperti magenta dan hitam pada varian bawah dihentikan, sementara paket edisi khusus pada varian tertinggi (Max) juga dihapus. Selain itu, opsi velg dan kombinasi interior-eksterior turut disederhanakan.
Dari sisi teknis, SU7 tetap menggunakan motor V6S Plus dengan tenaga berbeda di tiap varian, mulai dari 235 kW untuk Standard dan Pro hingga 508 kW pada varian Max dengan konfigurasi dual-motor. Jarak tempuhnya mencapai 720 km hingga 902 km berdasarkan standar CLTC.
Mobil ini juga dilengkapi fitur modern seperti layar utama 16,1 inci, head-up display, serta sistem bantuan berkendara Xiaomi HAD berbasis LiDAR.
Meski mencatat lonjakan pemesanan, data penjualan menunjukkan fluktuasi. Penjualan Xiaomi Auto pada Maret 2026 tercatat 21.440 unit, turun dibanding periode sebelumnya, meski pengiriman April kembali menembus lebih dari 30.000 unit.
Xiaomi juga mengonfirmasi tidak akan memproduksi mobil listrik di segmen murah di bawah 100.000 yuan, sehingga SU7 tetap diposisikan di kelas menengah-atas dalam strategi kendaraan listrik mereka.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026