Bandung (KABARIN) - Mobil listrik MG S5 EV langsung mendapat respons positif dari pasar Indonesia. Dalam waktu sekitar dua bulan sejak diperkenalkan di ajang Indonesia International Motor Show 2026, jumlah pemesanannya sudah menembus angka 1.000 unit.
Kepala Pemasaran MG Motor Indonesia, Harry Kurniawan, mengatakan capaian ini sesuai dengan ekspektasi perusahaan terhadap minat pasar kendaraan listrik.
“Saat ini untuk SPK (Surat Pemesanan Kendaraan) yang sudah berjalan di MG S5 EV ini sudah mencapai lebih dari 1.000,” kata Harry saat acara media test drive di Bandung.
Ia menilai SUV listrik berukuran kompak ini punya peluang besar jadi model andalan baru MG di Indonesia, sekaligus mendorong penjualan ke level yang lebih tinggi.
Soal harga, MG masih menawarkan promo khusus untuk 1.500 pembeli pertama, meski kuotanya sudah mulai menipis. Untuk varian Ignite, harga normalnya Rp357,9 juta, sementara varian Magnify dibanderol Rp374,9 juta.
Namun dalam promo terbatas, Ignite bisa didapat dengan harga Rp333,9 juta, sedangkan Magnify turun menjadi Rp355,9 juta.
“Harga khusus masih tersedia, tentu ruang semakin sempit,” ujar Harry.
Di sisi produksi, MG juga sudah mulai merakit mobil ini secara lokal di fasilitas milik SAIC Motor International di Cikarang, Jawa Barat, yang juga digunakan oleh Wuling Motors. Pengiriman unit ke konsumen pun sudah berjalan.
Dari segi spesifikasi, MG S5 EV dibekali motor listrik bertenaga 167,6 hp dengan torsi maksimal 250 Nm. Mobil ini menggunakan baterai Lithium Iron Phosphate berkapasitas 49 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 410 km dalam sekali pengisian berdasarkan standar NEDC.
Fitur pengisian cepat juga jadi salah satu daya tariknya. Dengan dukungan DC fast charging 120 kW, baterai bisa diisi dari 10 persen ke 80 persen hanya dalam waktu sekitar 24 menit.
Secara dimensi, mobil ini punya panjang 4.545 mm, lebar 1.875 mm, tinggi 1.620 mm, serta jarak sumbu roda 2.705 mm yang memberikan ruang kabin cukup lega di kelasnya.
Sumber: ANTARA