Washington (KABARIN) - Wakil Menteri Luar Negeri Amerika Serikat bidang urusan ekonomi, Jacob Helberg, dijadwalkan melakukan kunjungan ke Guyana, Panama, dan Kosta Rika pada 12–16 Mei. Kunjungan ini bertujuan memperkuat kerja sama strategis terkait pengamanan rantai pasok mineral kritis serta stabilitas sektor energi.
Dalam pernyataan United States Department of State pada Selasa (12/5), Helberg disebut akan menghadiri sejumlah pertemuan bilateral untuk mendorong kepentingan ekonomi Amerika Serikat sekaligus memperkuat kemitraan di bidang keamanan energi dan rantai pasok mineral penting di kawasan tersebut.
Laporan yang sama menyebutkan bahwa dalam usulan anggaran tahun fiskal 2027, pemerintahan Presiden Donald Trump menyiapkan hampir 13 miliar dolar AS atau sekitar Rp200 triliun untuk memperkuat ketahanan rantai pasok mineral strategis.
Selain itu, AS juga mengembangkan sejumlah inisiatif kerja sama, termasuk koalisi bernama Pax Silica, yang dirancang untuk memperkuat keamanan ekonomi di tengah perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI). Inisiatif ini memandang komputasi, silikon, mineral kritis, dan energi sebagai aset strategis bersama yang perlu diamankan secara kolektif.
Pilar utama program tersebut difokuskan pada pembangunan sistem ekonomi yang lebih tangguh guna mendukung pertumbuhan dan kemakmuran negara mitra melalui pemanfaatan AI.
Sejumlah negara tercatat menjadi anggota Pax Silica, di antaranya Australia, Yunani, India, Israel, Jepang, Qatar, Korea Selatan, Singapura, Swedia, Uni Emirat Arab, dan Inggris.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026