Kairo (KABARIN) - Mesir dan Yaman kompak menolak segala upaya untuk “menginternasionalisasi” maupun “memiliterisasi” kawasan Laut Merah dan Teluk Aden. Sikap tegas itu disampaikan dalam pertemuan Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty dengan Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Yaman Shaya Mohsen al-Zindani di Kairo, Ahad (24/5).
Dalam pembicaraan tersebut, kedua pejabat membahas situasi keamanan di jalur perairan strategis yang selama ini menjadi salah satu rute penting perdagangan dunia.
Menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri Mesir, Abdelatty menegaskan penolakan keras Mesir terhadap keterlibatan pihak “nonpesisir” dalam pengaturan keamanan maritim di kawasan Laut Merah dan Teluk Aden.
Ia menekankan bahwa urusan keamanan dan tata kelola di wilayah tersebut harus tetap menjadi tanggung jawab negara-negara pesisir Arab dan Afrika.
Mesir dan Yaman juga sepakat bahwa pendekatan keamanan di Laut Merah tidak boleh hanya fokus pada aspek militer semata. Keduanya mendorong agar perhatian lebih besar juga diberikan pada sektor ekonomi dan pembangunan negara-negara pesisir di kawasan itu.
Selain itu, Abdelatty menyoroti pentingnya mempercepat pengaktifan mekanisme Dewan Negara-Negara Arab dan Afrika yang Berbatasan dengan Laut Merah dan Teluk Aden sebagai wadah kerja sama regional.
Tak hanya membahas keamanan maritim, pertemuan itu juga menyinggung kondisi politik dan keamanan di Yaman. Abdelatty kembali menegaskan dukungan Mesir terhadap persatuan dan integritas wilayah Yaman.
Mesir juga menyatakan dukungan berkelanjutan terhadap lembaga negara dan pemerintahan sah Yaman dalam mewujudkan harapan rakyatnya.
Di sisi lain, kedua pejabat turut membahas perkembangan geopolitik kawasan, termasuk negosiasi yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan Iran.
Abdelatty berharap jalur diplomasi tersebut bisa menghasilkan kesepakatan menyeluruh yang mampu menjawab kekhawatiran semua pihak, sekaligus membantu meredam konflik dan mencegah ketegangan lebih besar di kawasan Timur Tengah.
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026