Timnas Indonesia Fokus Bangun Proyek Jangka Panjang

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - PSSI memastikan Timnas Indonesia di bawah pelatih anyar John Herdman tidak lagi mengandalkan proyek jangka pendek untuk meraih hasil instan.

“Bukan sekadar mengisi kursi pelatih kepala, kehadiran John Herdman di Timnas Indonesia diposisikan sebagai bagian dari proyek jangka panjang sepak bola nasional,” tulis PSSI dalam keterangan resminya, Senin.

Herdman resmi ditunjuk pada Sabtu menggantikan Patrick Kluivert yang dipecat pada Oktober lalu. Ia dikontrak dua tahun dengan opsi perpanjangan 2+2 tahun dan juga menangani timnas U-23 untuk memastikan transisi pemain muda ke tim senior berjalan mulus.

“PSSI memberi mandat besar kepada Herdman untuk menangani Timnas Senior sekaligus U-23, membangun kesinambungan skuad, hingga memperkuat fondasi pembinaan usia muda dan kapasitas pelatih lokal,” tambah PSSI.

Herdman sendiri melihat Indonesia sebagai proyek pengembangan jangka panjang, bukan hanya tantangan kompetitif sesaat. Ia menilai potensi pemain lokal dan diaspora bisa jadi modal besar untuk membangun sistem yang berkesinambungan.

“Ini tentang menemukan proyek yang tepat, proyek yang bisa membuat Anda merasakan gairah dan intensitas para penggemar,” ujar Herdman. “Apa yang saya lihat, sumber talenta itu ada. Rasanya sangat mirip dengan Kanada. Negara besar, potensi besar dengan para pemain lokal, tetapi juga memiliki kemampuan merekrut pemain berdarah campuran," tambah pelatih yang membawa Kanada lolos ke Piala Dunia 2022 setelah 36 tahun.

Pendekatan ini mendapat sambutan positif dari legenda dan pelatih klub tanah air. Rully Nere menilai kehadiran Herdman membuka peluang bagi penguatan ekosistem kepelatihan lokal.

“Para pelatih lokal bisa menimba ilmu dari John Herdman, terutama saat ia bersama staf kepelatihannya aktif dalam berbagai kursus pelatih," kata Rully.

Sementara itu, pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza berharap Herdman membawa dampak positif bagi masa depan Timnas Indonesia termasuk peluang lolos ke Piala Dunia 2030.

“Saya berharap prosesnya berjalan dengan baik untuk bisa masuk Piala Dunia," ucapnya.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka