Oto

Wrap Station Gunakan AI untuk Bikin PPF Lebih Sempurna

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Wrap Station, penyedia Paint Protection Film premium, mulai memanfaatkan kecerdasan buatan atau AI untuk meningkatkan kualitas hasil akhir PPF melalui sistem Vision Tunnel mereka.

Direktur Wrap Station, Ricky Fernando, menjelaskan teknologi ini membantu mendokumentasikan kondisi kendaraan dari awal pengerjaan hingga sebelum diserahkan ke pemilik supaya setiap unit selalu sesuai standar.

"Dengan menggunakan AI untuk melakukan final QC. Kita dapat memastikan hasil pemasangan yang konsisten dan selalu transparan dalam pengerjaan PPF,” kata Ricky Fernando melalui keterangan resminya, Selasa.

Menurut Ricky, kehadiran sistem ini sejalan dengan perkembangan industri modifikasi kendaraan yang makin cepat dan ekspektasi pelanggan terhadap kualitas serta transparansi pengerjaan yang semakin tinggi.

Pendekatan berbasis teknologi dipilih sebagai strategi jangka panjang tanpa mengurangi peran keahlian manusia yang tetap menjadi fondasi layanan PPF.

Dia menambahkan bahwa Vision Tunnel punya peran penting dalam memajukan layanan PPF di Indonesia.

Pemanfaatan AI dalam inspeksi diyakini akan mengubah cara kerja industri PPF, membuat transparansi dan konsistensi jadi standar baru.

Wrap Station melihat Vision Tunnel sebagai langkah strategis untuk menyesuaikan diri dengan tren otomotif global yang semakin digital.

“Pandangan kami jelas. Suka tidak suka, AI akan hadir di hampir seluruh penjuru industri, termasuk otomotif dan perlindungan kendaraan. Kami memilih untuk tidak menunggu perubahan itu datang, melainkan ikut mendorong perubahan tersebut sejak awal,” lanjut Ricky.

Dengan sistem inspeksi visual otomatis berbasis AI ini, Vision Tunnel menjadi inovasi pertama di Indonesia dalam layanan PPF.

Selain untuk internal, Wrap Station percaya teknologi ini bisa ikut mendorong standar industri otomotif nasional supaya lebih kompetitif di tingkat global.

Melalui langkah ini, Wrap Station menegaskan komitmennya mengembangkan sistem dan infrastruktur pendukung demi menciptakan standar baru di industri perlindungan kendaraan Indonesia.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka