Jakarta (KABARIN) - Pagi tadi, sebuah ledakan akibat kebocoran tabung gas 12 kilogram mengguncang sebuah rumah dua lantai di Jalan Jelambar III, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
Ketua RT 14 RW 07, Wenny Trisuarni, mengatakan awalnya warga mengira suara keras itu adalah petir.
"Jadi kronologi awalnya itu di jam 5.30 WIB terdengar suara ledakan. Jadi warga sekitar kira itu adalah bunyi petir. Ternyata ledakan dari sini," kata Wenny di lokasi kejadian.
Akibat ledakan, seorang penghuni rumah, Venny Hermawati (41), mengalami luka parah di sekujur tubuhnya.
Wenny menegaskan, tabung gas itu sendiri tidak meledak, melainkan gas 12 kg yang bocor dan mengisi ruangan sejak malam hari.
"Sebenarnya tabungnya itu enggak meledak. Gasnya itu 12 kilo. Dari damkar dugaannya karena bau gas yang menyengat. Gas itu sudah semalaman bocor, karena ruangan tertutup, tidak ada ventilasi," jelasnya.
Dugaan sementara, ledakan terjadi saat korban sedang beraktivitas di pagi hari.
"Namanya ibu-ibu, pasti mau menyiapkan makanan. Kemungkinan itu dia ada aktivitas, tapi ini baru dugaan karena korban juga lagi luka parah," tambah Wenny.
Selain rumah korban, dua rumah lain di sekitar lokasi juga terdampak ledakan. Bagian depan dan dalam rumah rusak parah, sementara puing-puing berserakan hingga ke jalan.
Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Jelambar langsung melakukan pembersihan material bangunan yang runtuh akibat ledakan.
Peristiwa ini jadi pengingat pentingnya memastikan ventilasi dan kondisi tabung gas di rumah agar kejadian serupa tidak terulang.
Sumber: ANTARA