OTT Perdana KPK 2026, Pegawai Ditjen Pajak Kemenkeu Diamankan

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Awal tahun 2026 langsung diwarnai langkah tegas dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Lembaga antirasuah itu menggelar operasi tangkap tangan (OTT) pertama di tahun ini, dengan target seorang pegawai Direktorat Jenderal Perpajakan (DJP) Kementerian Keuangan di wilayah Jakarta.

Kabar tersebut dikonfirmasi langsung oleh Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto saat ditemui jurnalis di Jakarta, Sabtu. Ia membenarkan bahwa operasi tersebut menyasar pegawai Kantor Wilayah DJP Jakarta Utara.

“Iya, benar,” ujar Fitroh singkat.

Informasi senada juga disampaikan Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, yang memastikan adanya kegiatan penindakan di lapangan. Menurutnya, OTT tersebut berlangsung di wilayah Jakarta, meski belum merinci jumlah maupun identitas pihak yang diamankan.

“Terkonfirmasi, ada kegiatan di lapangan, di wilayah Jakarta,” kata Budi.

Saat ini, KPK masih memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum pihak yang ditangkap, apakah akan ditetapkan sebagai tersangka atau dilepaskan.

OTT perdana di 2026 ini sekaligus mengingatkan publik pada catatan penindakan KPK sepanjang tahun lalu. Berdasarkan laporan kinerja 2025, KPK tercatat telah melakukan 11 operasi tangkap tangan, dengan sejumlah nama pejabat publik turut terjaring.

Beberapa di antaranya adalah Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan, Gubernur Riau Abdul Wahid, hingga Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang. Rangkaian penindakan tersebut menegaskan komitmen KPK dalam menjaga integritas birokrasi dan aparatur negara.

Langkah cepat di awal tahun ini pun kembali menempatkan isu transparansi, kepatuhan pajak, dan integritas aparatur sebagai sorotan utama publik, sekaligus menjadi pengingat bahwa pengawasan terhadap sektor strategis negara tidak pernah berhenti.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka