Kebakaran di Tambora Jakarta Barat, Puluhan Warga Kehilangan Tempat Tinggal

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Minggu pagi yang seharusnya berjalan tenang berubah menjadi momen penuh kepanikan bagi warga Jalan Duri Bangkit, Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat. Kebakaran hebat yang terjadi menjelang subuh membuat puluhan warga kehilangan tempat tinggal dalam hitungan jam.

Api melahap 14 rumah tinggal dan satu bangunan usaha konveksi, menyebabkan 14 kepala keluarga dengan total sekitar 64 jiwa terdampak langsung. Asap pekat dan kobaran api membangunkan warga sekitar, yang spontan berteriak meminta pertolongan dan berusaha memadamkan api dengan alat seadanya.

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Suheridi, menjelaskan bahwa laporan kebakaran diterima pada pukul 04.19 WIB. Tak lama berselang, petugas langsung bergerak cepat.

“Operasi pemadaman dimulai pukul 04.26 WIB dan dinyatakan selesai pada pukul 09.04 WIB,” ujar Suheridi.

Untuk menjinakkan si jago merah, 21 unit armada pemadam dengan kekuatan 105 personel dikerahkan ke lokasi. Medan yang padat serta bangunan yang berdempetan membuat proses pemadaman berlangsung cukup lama.

Kepala BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menyebutkan bahwa kebakaran tersebut menyebabkan kerugian materi yang tidak sedikit.

“Total kerugian ditaksir mencapai Rp1,7 miliar,” katanya.

Sebelum petugas tiba, warga sempat berupaya memadamkan api secara gotong royong. Namun, kobaran yang cepat membesar membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Api akhirnya berhasil dikendalikan setelah perjuangan berjam-jam dari petugas pemadam.

Kini, para korban kebakaran harus memulai kembali dari nol. Selain kehilangan tempat tinggal, sebagian warga juga kehilangan sumber penghasilan karena bangunan usaha konveksi ikut terbakar. Pemerintah daerah bersama pihak terkait diharapkan segera menyalurkan bantuan dan solusi hunian sementara bagi warga terdampak.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka