Jakarta (KABARIN) - Polda Metro Jaya terus mengusut kasus teror yang menimpa pemengaruh sekaligus DJ, Ramon Dony Adam alias DJ Donny. Hingga saat ini, polisi sudah memeriksa 12 orang saksi untuk mengungkap siapa pelaku di balik rangkaian teror tersebut.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, mengatakan para saksi itu berasal dari berbagai pihak yang mengetahui, mendengar, melihat, hingga mengalami langsung kejadian teror yang dialami DJ Donny.
“Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap 12 orang saksi yang mengetahui, mendengar, atau mengalami terhadap peristiwa tersebut,” kata Iman saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Senin.
Menurut Iman, proses penyelidikan masih terus berjalan. Penyidik saat ini juga sedang mengumpulkan berbagai dokumen dan petunjuk lain yang bisa dijadikan barang bukti agar rangkaian peristiwa hukum yang terjadi bisa terlihat secara utuh.
“Sehingga konstruksi perbuatan hukumnya menjadi utuh. Begitupun juga dengan laporan polisi lain yang dialami oleh para 'influencer' dan sudah melakukan pelaporan terhadap Polda Metro Jaya,” ujarnya.
Ia menegaskan, Polda Metro Jaya akan maksimal dalam mendalami kasus ini, termasuk mengumpulkan alat bukti tambahan supaya perkara ini bisa segera menjadi terang dan jelas.
Selain pemeriksaan saksi, polisi juga tengah menganalisis rekaman kamera pengawas atau CCTV yang berkaitan dengan teror terhadap DJ Donny. Rekaman ini diharapkan bisa membantu mengungkap siapa pelaku dan bagaimana kronologi kejadian sebenarnya.
“Itu kan perlu kami analisis,” kata Iman saat ditemui di Jakarta Pusat, Rabu (7/1).
Ia menjelaskan bahwa penyelidik masih terus bekerja mengumpulkan fakta-fakta hukum dari berbagai sumber. Dari situ, polisi akan mencoba menyusun kembali kejadian secara utuh, termasuk menentukan pasal yang tepat dan siapa pihak yang bertanggung jawab.
“Mudah-mudahan segera bisa merekonstruksikan pasalnya maupun tersangkanya siapa,” katanya.
Sementara itu, terkait saksi yang dimintai keterangan, Iman menyebut awalnya polisi sudah memeriksa lima orang saksi yang dinilai mengetahui, mendengar, melihat, atau mengalami langsung kejadian tersebut. Seiring berjalannya penyelidikan, jumlah saksi kemudian bertambah hingga 12 orang.
Polda Metro Jaya memastikan akan menindaklanjuti semua laporan masyarakat, termasuk yang dilayangkan oleh para influencer yang merasa mendapat ancaman atau teror.
“Dia memastikan akan menangani dan melakukan penegakan hukum terhadap semua laporan masyarakat yang masuk di Polda Metro Jaya,” demikian penegasan dari pihak kepolisian.
Kasus ini masih terus bergulir, dan publik kini menunggu langkah lanjutan polisi untuk mengungkap siapa dalang di balik teror yang membuat DJ Donny dan sejumlah influencer lainnya merasa terancam.
Sumber: ANTARA