Jakarta (KABARIN) - Aktor Jerome Kurnia mengalami kejadian unik saat dirinya sempat dikira pilot asli oleh petugas terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta ketika syuting film Penerbangan Terakhir.
"Mereka bertanya, mereka menyapa, bahkan pilotnya sendiri menyambut dan memberi hormat," ujar Jerome seusai pemutaran pratayang film arahan Benni Setiawan tersebut di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin.
Sutradara Benni Setiawan menceritakan bahwa pengambilan gambar memang dilakukan langsung di area publik bandara yang sibuk.
Pemilihan lokasi asli itu berhasil membangun suasana yang sempat mengecoh staf bandara dan para penerbang yang sedang bertugas.
Detail seragam serta gerak-gerik para pemain yang meyakinkan sebagai kru maskapai penerbangan fiktif bernama AirIndo itu membuat kehadiran kru film di lokasi yang sangat jauh, berkat dukungan lensa tele, tidak disadari oleh orang-orang di sekitar lokasi syuting.
Imbasnya, Jerome pun berkali-kali menerima sapaan profesional dari pilot senior yang sedang melintas di terminal tiga.
Jerome mengaku sempat merasa canggung karena para penerbang profesional tersebut menganggapnya sebagai rekan sejawat.
Jerome berpendapat bahwa seseorang yang mengenakan seragam memiliki wibawa tersendiri karena baju tersebut menjadi bukti bahwa pemakainya sudah melewati banyak hal dan memiliki jam terbang yang tinggi.
Pengalaman di lapangan ini ia manfaatkan untuk memperkuat aktingnya sebagai Deva, seorang pilot yang memiliki sisi kehidupan lain di balik seragamnya.
Jerome menyebutkan bahwa ia sempat terkejut saat pertama kali membaca skenario yang ditulis oleh Benni karena karakter Deva seperti pria yang memiliki pemikiran yang bermasalah.
Kekagetan itu membuat Jerome harus mempelajari skenario lebih mendalam dan melakukan observasi perilaku dari sekitarnya agar sosok pilot yang ia bawakan tetap terlihat wajar.
Pemikiran Deva yang bermasalah nantinya akan memicu perselisihan besar dalam hubungannya dengan Tiara, seorang pramugari yang diperankan oleh Nadya Arina, kekasih Jerome di kehidupan aslinya.
Jerome menyatakan bahwa memerankan tokoh dengan sifat seperti ini di hadapan sang kekasih memberikan tantangan tersendiri. Karena ia harus menjiwai pola pikir seseorang yang berbeda dari dirinya dalam keseharian.
Hubungan yang rumit antara pilot dan pramugari inilah yang menjadi inti utama dari cerita tersebut. Tambahan lagu "Apakah Kita Hanya Bercanda?" dari Tissa Biani sebagai salah satu lajur suara dalam film, penonton dapat membayangkan seperti apa Jerome Kurnia memainkan perannya dalam film Penerbangan Terakhir yang dijadwalkan tayang di bioskop mulai 15 Januari 2026.
Menurut produser eksekutif Shalu T.M, film Penerbangan Terakhir yang turut dibintangi Aghniny Haque, Nasya Marcella, hingga Devina Bertha itu sudah menggelar pemutaran pratayang di 10 kota yaitu Jakarta, Tangerang, Palembang, Bekasi, Malang, Bogor, Depok, Cirebon, Surabaya, dan Makassar pada 10 sampai 11 Januari.
Shalu mengatakan cerita film tersebut penting untuk diceritakan sebagai edukasi untuk khalayak luas, dan khususnya kepada para perempuan belia agar memperoleh wawasan dari pengisahan watak manipulatif karakter di dalam film fiksi yang diangkat dari novel karya Annastasia Anderson, seorang perempuan yang pernah menjadi pramugari itu.
Sumber: ANTARA