Adames akan berusaha memperkuat dominasinya di salah satu divisi paling kompetitif (kelas menengah) dalam sejarah tinju
Jakarta (KABARIN) - Pemegang gelar juara dunia kelas menengah WBC Carlos Adames kembali bersiap naik ring. Petinju asal Republik Dominika itu dijadwalkan menghadapi Austin Williams di New York Amerika Serikat pada 31 Januari untuk mempertahankan sabuk juaranya.
World Boxing Council menilai laga ini akan menjadi ujian penting bagi Adames di kelas menengah yang dikenal sebagai salah satu divisi paling sengit di dunia tinju.
“Adames akan berusaha memperkuat dominasinya di salah satu divisi paling kompetitif (kelas menengah) dalam sejarah tinju,” tulis WBC dalam pernyataan resminya yang dipantau di Jakarta Selasa.
Adames merebut gelar juara dunia WBC pada Oktober 2022 setelah menghentikan Juan Macias Montiel lewat knockout di ronde ketiga dalam duel yang berlangsung di Dignity Health Sports Park.
Sejak saat itu, petinju berusia 30 tahun tersebut sudah tiga kali menjaga gelarnya. Ia sukses menyingkirkan Julian Williams, menang angka dalam pertarungan 12 ronde melawan Terrell Gausha, lalu berbagi hasil imbang pada laga terakhirnya kontra Hamzah Sheeraz.
Catatan karier Adames terbilang solid dengan 24 kemenangan, 18 di antaranya lewat KO, satu kekalahan, dan satu hasil seri. Satu-satunya noda dalam rekornya terjadi saat ia kalah dari Patrick Teixeira.
Di atas ring, Adames dikenal sebagai petinju dengan kombinasi kekuatan fisik, kecerdikan, gaya bertarung agresif, serta tekanan tanpa henti. Modal pengalaman di level elite menjadi senjata utamanya untuk kembali mengamankan sabuk juara dunia.
Di sisi lain, Austin Williams datang sebagai penantang dengan ambisi besar. Petinju asal Amerika Serikat itu melihat laga ini sebagai momen penentuan dalam kariernya dan bukan sekadar kesempatan lewat.
Williams disebut akan mengandalkan jangkauan, ritme pukulan yang konsisten, serta strategi menyerang titik lemah lawan. Dengan pendekatan tersebut, ia berharap bisa menjungkirbalikkan dominasi sang juara dan mencuri perhatian di kelas menengah WBC.
Sumber: ANTARA