Jakarta (KABARIN) - Pemprov DKI Jakarta akan melakukan modifikasi cuaca selama lima hari ke depan untuk mengurangi risiko banjir.
“Saya sudah memerintahkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk melakukan modifikasi cuaca selama lima hari,” ujar Pramono saat ditemui di Jakarta Pusat, Selasa.
Pramono menyebut modifikasi cuaca sudah dimulai hari ini dan akan berlanjut hingga Sabtu, 17 Januari 2026. Menurutnya, tanpa langkah ini, hujan bisa berlangsung lebih lama dan dampaknya lebih parah dibanding saat ini.
“Hari ini terus terang saja, kalau hari ini tidak dilakukan modifikasi cuaca, nggak mungkin hujan hanya sebentar seperti tadi,” kata Pramono.
Proses ini dilakukan berdasarkan data dari BMKG yang memperingatkan adanya potensi cuaca ekstrem di Jakarta. Pramono bahkan menyiapkan anggaran untuk modifikasi cuaca hingga 30 hari ke depan jika dibutuhkan, karena menurutnya cara ini lebih efektif daripada menghadapi banjir yang lebih besar.
“Katakanlah kalau harus tiap hari modifikasi cuaca akan kami lakukan. Karena hitungan yang kami lakukan, dampak banjir dibandingkan dengan melakukan modifikasi cuaca, maka lebih baik dilakukan modifikasi cuaca,” jelas Pramono.
Ia berharap langkah ini bisa membantu mengendalikan banjir di Jakarta lebih baik dan meminimalisir dampak bagi warga.
Sumber: ANTARA