Bek Haiti Ungkap Laga Kontra Brasil di Piala Dunia Adalah Mimpi Jadi Kenyataan

waktu baca 2 menit

Mimpi saya adalah bertarung di lapangan menghadapi pemain-pemain ternama yang berkarier di liga-liga terbesar di dunia

Jakarta (KABARIN) - Bek tengah tim nasional Haiti Ricardo Ade mengatakan, laga skuadnya kontra Brasil di Grup C Piala Dunia 2026 merupakan mimpi yang menjadi nyata bagi dirinya.

"Mimpi saya adalah bertarung di lapangan menghadapi pemain-pemain ternama yang berkarier di liga-liga terbesar di dunia. Saya memiliki kesempatan itu dengan melawan tim seperti Brasil. Saya sungguh tidak sabar, luar biasa rasanya," ujar Ade, dikutip dari laman FIFA, Rabu.

Pesepak bola berusia 35 tahun itu tidak bisa melupakan momen ketika timnas Brasil datang ke ibu kota Haiti, Port-Au-Prince, untuk menghadapi tim tuan rumah pada tahun 2004.

Ade, yang menyaksikan laga yang bertajuk "Pertandingan Perdamaian" (Game of Peace) itu melalui televisi, masih ingat bagaimana laga tersebut dirayakan secara meriah nyaris di seluruh Haiti meski pada akhirnya Brasil menang 6-0.

"Kami (masyarakat Haiti-red) adalah penggemar berat timnas Brasil, juga Argentina. Jadi ketika negara-negara itu berlaga, rasanya seperti pesta. Orang-orang merayakannya di jalanan," tutur pria yang sudah 55 kali memperkuat timnas Haiti tersebut.

Di Grup C Piala Dunia 2026, Haiti dan Brasil bersaing dengan dua negara lain yaitu Skotlandia dan Maroko.

Adapun laga Brasil versus Haiti akan berlangsung pada 19 Juni di Stadion Lincoln Financial Field, Philadelphia.

Sepanjang sejarah, berdasarkan catatan laman 11v11, Brasil baru tiga kali melawan Haiti, dengan laga pertama terjadi pada laga persahabatan tahun 1974. Kala itu, tim tuan rumah Brasil menang 4-0.

Pertemuan kedua tahun 2004 di Haiti dan pertandingan terakhir atau ketiga kedua kesebelasan berlangsung di Copa America 2016, Amerika Serikat, di mana Haiti takluk 1-7.

Soal peluang Haiti di Piala Dunia 2026, Ricardo Ade menegaskan bahwa timnya adalah skuad yang pantang menyerah.

Haiti siap memperjuangkan peluang sekecil apapun untuk meraih hasil positif di turnamen empat tahunan tersebut.

"Rakyat Haiti adalah rakyat yang tidak pernah berhenti berjuang. Di Piala Dunia, setiap laga tentu saja sulit. Akan tetapi, kami akan terus berusaha menyulitkan setiap lawan," tutur Ricardo.

Sepanjang sejarah, Haiti baru satu kali tampil di Piala Dunia yakni tahun 1974, di mana mereka gagal lolos dari fase grup lantaran selalu kalah pada tiga pertandingan.

Piala Dunia 2026 akan digelar pada 11 Juni-19 Juli di tiga negara tuan rumah Kanada, Meksiko dan Amerika Serikat. Turnamen tersebut diikuti 48 negara peserta yang berasal dari enam konfederasi.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka