Jakarta (KABARIN) - Paris Saint Germain memilih tidak larut dalam kekecewaan usai tersingkir dari Piala Prancis. Pelatih PSG Luis Enrique menegaskan timnya sudah move on setelah kalah tipis 0-1 dari Paris FC pada babak 32 besar Piala Prancis 2025/2026 yang digelar Selasa dini hari WIB.
Mengutip laman resmi klub pada Jumat, Enrique menyebut perhatian tim kini sepenuhnya tertuju pada laga lanjutan Liga Prancis melawan Lille yang akan berlangsung Sabtu dini hari WIB di Stadion Parc des Princes, Paris.
"Setelah kekalahan, semua orang ingin segera bangkit lagi. Kami telah menganalisis pertandingan tersebut. Pada hari Jumat kami akan bermain melawan salah satu tim terbaik di liga, dan tugas kami adalah menghadirkan semua elemen yang dibutuhkan," ujar pelatih asal Spanyol itu.
Menurut Enrique, permainan PSG sebenarnya sudah berjalan sesuai rencana saat menghadapi Paris FC. Namun, performa gemilang kiper lawan Obed Nkambadio membuat seluruh peluang PSG mentah dan berujung kekalahan.
Ia menilai hasil pahit tersebut sebagai bagian dari dinamika sepak bola, terutama ketika tim sudah bermain maksimal namun tetap gagal menang. Bagi Enrique, yang terpenting adalah PSG tidak berhenti melangkah.
Kegagalan di Piala Prancis justru ingin dijadikan bahan bakar tambahan untuk tampil lebih konsisten di Liga Prancis dan Liga Champions. Enrique juga berharap Paris FC bisa melangkah jauh di ajang piala musim ini.
"Kami akan menghadapi tim besar setelah kekalahan. Kami tahu laga menghadapi Lille akan menjadi pertandingan yang berat, selalu seperti itu setiap kali kami melawan mereka. Kami ingin menang untuk terus melaju dan menjaga momentum di liga," kata Enrique.
Saat ini PSG menempati posisi kedua klasemen Liga Prancis dengan raihan 39 poin dari 17 pertandingan. Mereka hanya tertinggal satu poin dari RC Lens yang berada di puncak. Kemenangan atas Lille membuka peluang PSG untuk merebut posisi teratas dengan selisih dua poin.
Sumber: ANTARA