Suriah dan SDF Sepakat Hentikan Konflik dan Gabung ke Pemerintah

waktu baca 2 menit

Istanbul (KABARIN) - Pemerintah Suriah mengumumkan tercapainya kesepakatan besar dengan Pasukan Demokratik Suriah atau SDF yang mencakup penghentian pertempuran dan penyatuan kendali di wilayah timur laut negara tersebut. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Presiden Suriah Ahmad al Sharaa pada Minggu 18 Januari.

Mengutip laporan kantor berita SANA, kesepakatan tersebut menetapkan gencatan senjata total yang langsung berlaku di seluruh titik konflik antara pasukan pemerintah dan SDF.

Sebagai bagian dari perjanjian, seluruh kelompok militer yang berafiliasi dengan SDF akan mundur ke wilayah timur Sungai Eufrat. Langkah ini dilakukan sebagai persiapan penataan ulang pasukan di lapangan.

Pemerintah Suriah juga akan mengambil alih sepenuhnya Provinsi Deir ez Zor dan Raqqa. Penyerahan ini mencakup kendali administrasi dan keamanan, termasuk seluruh kantor pemerintahan serta fasilitas sipil di kedua wilayah tersebut.

Dalam kesepakatan itu, kedua pihak memastikan pegawai pemerintah tetap bekerja seperti biasa. Tidak akan ada sanksi atau tindakan hukum terhadap anggota SDF maupun aparatur sipil setempat.

Kesepakatan serupa juga berlaku di Provinsi Hasakah. Seluruh lembaga sipil di wilayah ini akan dilebur ke dalam struktur resmi pemerintahan Suriah.

Selain itu, pemerintah Suriah akan kembali menguasai pos perbatasan serta ladang minyak dan gas di kawasan tersebut. Fasilitas strategis itu nantinya dijaga oleh pasukan pemerintah agar hasilnya bisa kembali dikelola oleh negara, sebagaimana dilaporkan SANA.

Sumber: ANAD

Bagikan

Mungkin Kamu Suka