Saya sudah bilang kepadanya, kalau dia ingin mengatakan sesuatu kepada saya, dia bisa datang ke mana pun dia mau. Ke rumah saya, ke mana saja. Saya tidak peduli
Jakarta (KABARIN) - Lisandro Martinez akhirnya menjawab kritik Paul Scholes dan Nicky Butt dengan cara paling pas yakni lewat permainan di lapangan. Bek Manchester United itu tampil tangguh saat membantu timnya menang 2-0 atas Manchester City di Old Trafford dan sukses membuat Erling Haaland tak berkutik.
Martinez mengaku tak terlalu ambil pusing dengan komentar miring yang sempat diarahkan kepadanya sebelum laga derby. Ia menegaskan siap menghadapi kritik secara langsung, bukan hanya lewat omongan di media.
“Sejujurnya, dia bisa mengatakan apa pun yang dia mau. Saya sudah bilang kepadanya, kalau dia ingin mengatakan sesuatu kepada saya, dia bisa datang ke mana pun dia mau. Ke rumah saya, ke mana saja. Saya tidak peduli,” kata Martinez dikutip dari Sky Sports.
Sebelum pertandingan, Nicky Butt sempat meremehkan duel Martinez melawan Haaland dan menyebut striker City itu akan dengan mudah mengunggulinya. Paul Scholes bahkan ikut menimpali dengan prediksi bahwa Haaland bakal mencetak gol dan membuat Martinez tak berdaya.
Fakta di lapangan justru berkata sebaliknya. Martinez tampil disiplin dan agresif dalam menjaga Haaland, hingga penyerang asal Norwegia itu kesulitan mengembangkan permainan. Pep Guardiola bahkan menarik Haaland lebih awal, sementara United sukses mengamankan kemenangan penting.
Scholes kemudian merespons performa Martinez dengan nada santai lewat media sosial. Ia menulis, “Seseorang baru saja menjalani pertandingan yang bagus, saya sangat senang untukmu. Teh, tanpa gula ya @lisandromartinezzz.”
Meski begitu, kabarnya pihak Manchester United kurang nyaman dengan komentar Scholes dan Butt sebelumnya. Klub menilai pernyataan tersebut lebih bernuansa sindiran ketimbang analisis yang membangun.
Martinez sendiri menegaskan tetap menghormati para legenda klub. Namun ia merasa kritik seharusnya disampaikan dengan cara yang lebih terbuka dan bertanggung jawab. Menurutnya, berbicara di depan kamera jauh lebih mudah dibandingkan bertatap muka langsung.
Bek timnas Argentina itu menegaskan fokus utamanya adalah tampil maksimal untuk tim. Ia berjanji akan terus memberikan segalanya bagi Manchester United dan tidak ingin terlalu terpengaruh oleh komentar dari luar.
Kemenangan atas Manchester City juga menjadi momen spesial karena menandai laga pertama Michael Carrick sebagai pelatih kepala United. Carrick baru ditunjuk beberapa hari sebelum pertandingan, namun dinilai langsung membawa suasana baru ke dalam tim.
Martinez menyebut Carrick paham betul DNA Manchester United berkat pengalamannya panjang bersama klub. Ia menilai kehadiran Carrick datang di waktu yang tepat saat tim membutuhkan arah dan semangat baru.
Sumber: ANTARA