Manchester City Tumbang dari Bodo/Glimt, Guardiola Nyalakan Alarm Waspada

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Manchester City kembali menelan kekalahan setelah ditaklukkan Bodo/Glimt 1-3 dalam lanjutan Liga Champions UEFA 2025/2026 di Stadion Aspmyra, Norwegia, Rabu dini hari WIB.

Pelatih City, Josep "Pep" Guardiola, menegaskan timnya harus segera bangkit menyusul hasil buruk yang beruntun, termasuk kalah 0-2 dari Manchester United di Liga Inggris sebelumnya.

"Kami harus bangkit. Hasil-hasil pertandingan kami, bahkan sejak 2025, tidak begitu baik entah itu di Liga Inggris atau pun di kompetisi ini. Kami merasakan banyak hal yang tidak sesuai rencana, termasuk detail-detailnya. Kami harus mengubah situasi ini," ujar Guardiola, dikutip laman Manchester City.

Meski kalah, Guardiola menilai penampilan City saat menghadapi Bodo/Glimt lebih baik dibandingkan saat menghadapi MU, tetapi timnya gagal memaksimalkan peluang.

Dalam pertandingan di lapangan berumput artifisial tersebut, City dominan dengan penguasaan bola 64 persen dan melepaskan 16 tembakan, lima di antaranya tepat sasaran. Sayangnya hanya satu gol yang tercipta melalui Rayan Cherki menit ke-60.

Sementara itu, Bodo/Glimt sangat efektif dengan delapan tembakan, lima mengarah ke gawang, dan berhasil mencetak tiga gol lewat Kasper Hogh (22' dan 24') serta Jens Petter Hauge (58').

Guardiola menekankan kekalahan ini dipengaruhi absennya sejumlah pemain penting seperti Ruben Dias, Matheus Nunes, Josko Gvardiol, John Stones, Savinho, Nico Gonzalez, dan Oscar Bobb, ditambah hukuman akumulasi Bernardo Silva dan kartu merah gelandang Rodri pada menit ke-62.

"Kehadiran mereka sebenarnya bisa memberi kami konsistensi yang lebih," kata Guardiola.

Kekalahan ini membuat City berada di posisi tujuh klasemen sementara Liga Champions dengan 13 poin dari tujuh pertandingan, sementara Bodo/Glimt mulai mendekati zona playoff dengan enam poin dari tujuh laga.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka