Jakarta (KABARIN) - Cabang olahraga boccia kembali memberi kabar manis untuk Indonesia pada hari terakhir ASEAN Para Games 2025. Bertanding di Nakhon Ratchasima, Thailand, Minggu, tim boccia sukses mempersembahkan satu medali emas tambahan untuk Merah Putih.
Emas tersebut diraih dari nomor beregu campuran BC1 2 yang diperkuat Gischa Zayana, Felix Ardi Yudha, dan Muhamad Afrizal Syafa. Trio ini tampil solid dan berhasil mengungguli tim tuan rumah Thailand serta Malaysia.
Tak hanya emas, boccia Indonesia juga menutup pertandingan hari terakhir dengan dua medali perunggu. Medali itu datang dari nomor ganda campuran BC3 yang dimainkan Fendy Kurnia dan Suci Kirana Dewi, serta ganda campuran BC4 lewat Faris Sugiarta dan Slamet Mulyati.
Dengan tambahan tersebut, total raihan Indonesia dari cabang boccia di APG 2025 menjadi tiga emas, dua perak, dan lima perunggu. Catatan ini lebih baik dibandingkan pencapaian di ASEAN Para Games 2023 Kamboja yang hanya menghasilkan dua emas, dua perak, dan tiga perunggu.
Selain dari beregu campuran BC1 2, dua emas lainnya disumbangkan oleh Handayani di nomor perorangan BC1 putri dan Gischa Zayana di perorangan BC2 putri.
Sementara itu, medali perak diraih oleh Intan Cahaya Putri dari nomor perorangan BC2 putri dan Suci Kirana Dewi dari perorangan BC3 putri.
Lima medali perunggu lainnya didapat lewat penampilan Muhamad Afrizal di perorangan BC1 putra, Muhammad Bintang Satria di perorangan BC2 putra, Faris Sugiarta di perorangan BC4 putra, serta dari nomor ganda campuran BC3 dan BC4.
Hingga Minggu sore sekitar pukul 15.52 WIB, Indonesia telah mengoleksi total 128 medali emas, 130 perak, dan 107 perunggu di ASEAN Para Games 2025. Indonesia sementara menempati posisi kedua klasemen medali, tepat di bawah Thailand yang masih memimpin perolehan medali.
Sumber: ANTARA