Jakarta (KABARIN) - Gelaran myBCA International Java Jazz Festival 2026 siap memberikan pengalaman musik yang fresh dengan penampil dari berbagai negara, termasuk band asal Korea Selatan Wave to Earth.
“Mungkin yang beda sekarang kita ada Wave to Earth, kita belum pernah ada. (asal) Korea tapi tetap band, bentuknya tetap band gitu,” kata Dewi F. Gontha, Direktur Utama PT Java Festival Production, saat konferensi pers di Jakarta, Rabu.
Festival jazz terbesar di Indonesia ini juga menghadirkan musisi asal Brasil yang bakal berkolaborasi dengan musisi Indonesia, ditambah orkestra dan band besar dari Australia.
Selain itu, penampilan spesial dari musisi lokal ikut memeriahkan panggung, termasuk Bilal Indrajaya dengan tribute to The Beatles, serta kolaborasi antara Ardhito Pramono dan solois Adikara.
Dewi juga mengumumkan line up Java Jazz 2026 yang digelar 29-31 Mei di PIK, Tangerang, Banten, meliputi Jon Batiste, Wave to Earth, 5 Petani, Billyrrom, Citrus Sun, Close Counters, Dave Koz and Friends Wummer Horns, Di Steffano, Earth, Wind and Fire Experience by Al Mckay, Elfa’s Singers, Funky Times, Justin - Le Schultz, Justking Jones, Lisa Simone, Niko Niko Tan Tan, RAN, Robot Swing, Slank, Thee Sacred Souls, Yufu, Ziva Magnolia, dan banyak lagi.
Nama lain yang juga tampil antara lain Ella Mai, Aku Jeje, Aron!, Greybox Ensemble, Frank McComb, Jenevieve, Jo Soegono, Joao Sabia, Maliq & D’Essentials, Matthew Sayersz & Marckesia Karim, Nitatadi, Rafi Suditmam feat Rara Sudirman Sore Ze Band, The Groove feat Tiara Effendy, The Lantis, Traffic Jam, Wijaya 80, dan Yura Yunita.
Pihak penyelenggara mengatakan line up tambahan akan diumumkan pada fase berikutnya untuk menambah antusiasme pengunjung festival tahun ini.
Sumber: ANTARA