Jakarta (KABARIN) - Kontingen Indonesia menutup perjalanan di ASEAN Para Games 2025 Thailand dengan catatan manis setelah memborong banyak medali pada laga pamungkas, Minggu.
Mengacu data resmi penyelenggara yang dipantau dari Jakarta, sederet cabang olahraga tampil all out dan menyumbang emas, perak, hingga perunggu di Nakhon Ratchasima.
Dari arena para atletik, Merah Putih mengamankan lima emas tambahan. Medali tertinggi itu datang dari Angin Reza Pramana Perangin di nomor lempar cakram putra F43 F44, Nomleni Alfin di lari 1.500 meter putra T20, Ubaidillah Muhammad Dimas pada lompat jauh putra T11, Fauzi Ahmad di tolak peluru putra F37, serta Priyanti Lia pada tolak peluru putri F44.
Cabang atletik juga menyumbang satu perak dari estafet universal dan dua perunggu dari nomor lari 800 meter T54 serta lempar cakram F43.
Sektor para renang tak kalah gacor dengan koleksi tujuh emas. Jendi Panggabean menjadi salah satu bintang lewat kemenangan di nomor 100 meter gaya bebas putra S9. Emas lain disumbangkan Januari, Harsanto, Mutiara Cantik, Aris Wibawa, Siti Aisyah, serta tim estafet 4x100 meter putra S1 sampai S10. Dari kolam renang pula Indonesia menambah delapan perak dan tiga perunggu.
Cabang para bulu tangkis ikut menyemarakkan pesta medali dengan enam emas dari sembilan nomor. Nama Ramdani Hikmat, Dheva Anrimusthi, Subhan, dan Supriadi tampil menonjol, termasuk dua final yang mempertemukan sesama wakil Indonesia. Hasil ini mengukuhkan Indonesia sebagai kekuatan utama di para bulu tangkis.
Di lintasan balap sepeda, dua emas terakhir disabet Nurfendi dan Muhammad Fadli Imammuddin pada nomor individual pursuit. Secara total, cabang ini menyumbang tujuh emas, lima perak, dan empat perunggu, dengan Nurfendi dan Fadli jadi atlet paling produktif.
Catur juga tampil sebagai lumbung medali di hari penutup dengan raihan enam emas, 12 perak, dan tiga perunggu. Sementara boccia menambah satu emas dan dua perunggu, serta para panahan mengoleksi satu perak dan satu perunggu sekaligus memastikan status juara umum cabang tersebut.
Dari nomor beregu, para voli duduk putra dan goalball harus puas dengan medali perak usai takluk di final dari Myanmar dan Thailand. Para tenis meja menutup kompetisi dengan tambahan dua emas, empat perak, dan satu perunggu.
Secara keseluruhan, Indonesia mengakhiri ASEAN Para Games 2025 di posisi kedua klasemen medali dengan total 135 emas, 144 perak, dan 114 perunggu atau 393 medali sepanjang ajang.
Sumber: ANTARA