Apple Akan Gandeng Intel Sebagai Pemasok Chip iPhone

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Apple dirumorkan akan menjalin kembali kemitraan manufaktur chip iPhone dengan Intel, meski rancangan chip tersebut tetap dikembangkan sepenuhnya oleh Apple.

Dilansir dari Macrumors pada Senin, informasi tersebut terungkap dari catatan riset analis GF Securities Jeff Pu.

Dalam laporannya, Jeff Pu menyebut Intel diperkirakan mulai memasok sebagian chip kepada Apple dengan memanfaatkan proses fabrikasi 14A milik Intel yang ditargetkan siap untuk produksi massal pada 2028.

Jeff Pu sebelumnya juga memperkirakan Intel akan menjalin kesepakatan pasokan chip dengan Apple untuk sejumlah model iPhone non-Pro mulai 2028.

Berdasarkan perkiraan tersebut, Intel berpotensi memproduksi sebagian chip A21 atau A22 untuk iPhone generasi mendatang.

Meski demikian, Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) disebut masih akan menjadi mitra utama Apple dalam pembuatan chip.

Jeff Pu menegaskan tidak ada indikasi Intel akan terlibat dalam perancangan chip iPhone. Peran Intel diperkirakan terbatas pada proses fabrikasi, berbeda dengan era Mac berbasis Intel yang menggunakan prosesor rancangan Intel dengan arsitektur x86.

Apple sendiri mulai beralih dari prosesor Intel ke Apple Silicon pada lini Mac sejak 2020. Sebelumnya, Intel juga pernah memasok modem seluler untuk sejumlah model iPhone, mulai dari iPhone 7 hingga iPhone 11.

Kembalinya Apple ke Intel juga disebut berpotensi mencakup kerja sama pasokan chip untuk Mac dan iPad.

Analis Tianfeng Securities Ming-Chi Kuo pada tahun lalu menyatakan Intel diperkirakan mulai memproduksi chip seri M kelas bawah milik Apple untuk beberapa model Mac dan iPad pada pertengahan 2027, dengan memanfaatkan proses fabrikasi 18A. Namun, Kuo tidak menyinggung keterlibatan Intel untuk iPhone.

Kemitraan ini dinilai dapat membantu Apple mendiversifikasi rantai pasoknya di tengah meningkatnya persaingan kapasitas produksi chip global.

Nvidia dilaporkan telah menyalip Apple sebagai pelanggan terbesar TSMC, yang didorong permintaan chip untuk perangkat konsumen dan server kecerdasan buatan.

Selain itu, langkah tersebut juga sejalan dengan upaya Apple meningkatkan basis manufaktur di Amerika Serikat, sesuai dorongan pemerintah AS untuk memperkuat produksi domestik.

Sumber: Macrumors

Bagikan

Mungkin Kamu Suka