Jakarta (KABARIN) - Polda Metro Jaya terus mendalami penyebab meninggalnya pemengaruh Lula Lahfah yang ditemukan tak bernyawa di unit apartemennya di kawasan Jakarta Selatan.
Sejauh ini, aparat kepolisian sudah meminta keterangan dari sepuluh orang saksi untuk merangkai kronologi kejadian secara utuh.
"Polsek Kebayoran Baru beserta Polres Metro Jakarta Selatan sudah mendalami beberapa rangkaian peristiwa. Artinya, mulai dari penemuan jenazah pertama sampai dengan pengelolaan barang bukti, olah TKP, pemeriksaan saksi-saksi sudah dilakukan pemeriksaan 10 saksi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto di Mapolda Metro Jaya, Rabu.
Budi menjelaskan, saksi yang dimintai keterangan berasal dari berbagai pihak, mulai dari orang yang pertama kali menemukan jenazah, yaitu asisten rumah tangga dan sopir, hingga dua teknisi apartemen.
"Termasuk sudah melakukan pemanggilan terhadap kekasih almarhum, termasuk dengan personal asisten dan rencana tindak lanjut proses pemeriksaan keluarga dari almarhum," ujar Budi.
Selain saksi di lokasi, polisi juga menggali informasi dari tenaga medis yang terlibat dalam pemeriksaan awal jenazah.
"Kami juga melakukan pemeriksaan terhadap dokter berinisial R yang mengeluarkan surat keterangan kematian, termasuk kita juga melakukan pemeriksaan terhadap pihak RS Pondok Indah terkait tentang riwayat medis dari almarhumah," tutur Budi.
Ia menambahkan, sejumlah barang bukti yang ditemukan di tempat kejadian sudah dikirim ke laboratorium forensik dan saat ini masih dalam tahap pemeriksaan.
"Kita semua menunggu. Kami berharap teman-teman media dan publik juga, pasti pihak kepolisian akan sangat transparan terhadap informasi perkembangan terhadap peristiwa yang terjadi di wilayah hukum Polda Metro Jaya," katanya.
Budi memastikan, setelah hasil uji forensik keluar, polisi akan menyampaikan penjelasan lengkap melalui konferensi pers dengan melibatkan pihak terkait, termasuk dari Kementerian Kesehatan dan tim medis.
Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Selatan juga telah memeriksa enam saksi awal yang berada di lokasi kejadian saat peristiwa itu terjadi.
"Sampai saat ini, kita sudah memeriksa atau mengklarifikasi enam saksi yang sudah ada di TKP juga pada saat itu," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah di Jakarta, Senin.
Menurut Iskandarsyah, keterangan saksi dan barang bukti dikumpulkan untuk melengkapi hasil pemeriksaan laboratorium forensik.
Polisi juga menelusuri riwayat kesehatan Lula Lahfah dengan meminta keterangan dari pihak rumah sakit.
"Selain itu, dengan rumah sakit, karena berdasarkan informasi salah satu saksi, saudari LL ini mengalami gangguan kesehatan," ungkap Iskandarsyah.
Sumber: ANTARA