Jakarta (KABARIN) - Kawasan Kota Tua Jakarta kembali ramai diperbincangkan setelah aktor Korea Selatan Ryeo Un membagikan suasana Taman Fatahillah lewat unggahan cerita di akun Instagram pribadinya.
Melalui story @_ryeoun yang diunggah Kamis, Ryeo Un menampilkan sudut estetik Museum Sejarah Jakarta yang masih aktif digunakan publik. Dalam salah satu unggahan, tampak dari kejauhan seekor kucing duduk santai di atas lantai ubin, menambah kesan hangat kawasan bersejarah tersebut.
Nama Ryeo Un sendiri dikenal luas lewat perannya sebagai Eun Gyeol dalam drama Twinkling Watermelon yang tayang pada 2023. Dalam serial tersebut, ia berperan sebagai anak yang menjadi penghubung antara keluarga tunarungu dengan dunia luar sekaligus piawai memainkan gitar.
Aktor muda ini juga dikabarkan tengah terlibat dalam proyek serial Bloody Flower yang dijadwalkan tayang pada 2026.
Kehadiran Ryeo Un di Jakarta ikut memicu antusiasme publik terhadap aktivitas kreatif di Kota Tua. Kawasan ini memang kerap dimanfaatkan dalam program Jakarta Kota Sinema yang mengandalkan keunikan arsitektur art deco, terutama di sekitar Jalan Kunir, Jalan Cengkeh, dan Jalan Teh.
Hingga kini belum ada konfirmasi resmi terkait aktivitas pengambilan gambar di lokasi tersebut. Namun, berdasarkan data Internet Movie Database, nama Ryeo Un tercantum sebagai salah satu pemeran dalam film Extraction: Tygo yang tengah menjalani proses syuting di Indonesia, meski detail perannya belum diumumkan.
Jakarta Kota Sinema merupakan program unggulan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang ditujukan untuk mendukung industri perfilman. Program ini memberikan kemudahan perizinan lokasi serta dukungan infrastruktur bagi produksi film lokal maupun internasional di ruang publik.
Lewat inisiatif ini, pemerintah berupaya mengenalkan pariwisata dan nilai sejarah Jakarta ke panggung global melalui karya audio visual.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, petugas perhubungan bersama kepolisian melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi. Jalan Kunir menjadi titik utama kegiatan pada 28 hingga 29 Januari 2026 dengan penutupan sisi selatan mulai pukul 15.00 hingga 06.00 WIB secara situasional.
Sementara itu, Jalan Kunir sisi utara diberlakukan satu arah dari barat ke timur. Pengendara dari arah timur dialihkan melalui Jalan Kampung Bandan, Jalan Kemukus, dan Jalan Lada Dalam.
Kegiatan kemudian berlanjut ke Jalan Cengkeh pada 1 sampai 7 Februari 2026. Penutupan akses diberlakukan dari Simpang Jalan Kunir hingga Simpang Jalan Nelayan Timur pada pukul 05.00 hingga 19.00 WIB.
Selama periode tersebut, arus kendaraan dari arah utara dialihkan ke Jalan Tongkol dan Jalan Kali Besar Barat. Otoritas juga menerapkan sistem dua arah di Jalan Nelayan Timur untuk menjaga mobilitas warga di kawasan cagar budaya.
Penyelenggara tetap memberikan akses terbatas bagi warga serta pelaku usaha yang berada di sekitar lokasi kegiatan.
Sumber: ANTARA