Kronologi Dugaan Pelecehan Seksual Viral di X, Pemilik Brand Lokal Berinisial M Terseret

waktu baca 3 menit

Jakarta (KABARIN) - Kasus dugaan pelecehan seksual yang ramai dibicarakan di media sosial X kembali menjadi sorotan publik setelah seorang pengguna bernama @aarummanis atau yang akrab disapa Saa mengunggah cerita tentang pengalamannya menghadapi tindakan pelecehan tersebut.

Peristiwa ini menarik perhatian, lantaran disebut-sebut menyeret nama pemilik brand lokal ternama yang dikenal dengan inisial M. Unggahan tersebut cepat menyebar luas dan memicu banyak reaksi publik.

Kronologi kasus pelecehan seksual yang viral di X

Berdasarkan kronologi yang dibagikan korban, peristiwa bermula pada Mei 2025 ketika ia menerima tawaran pekerjaan sebagai talent untuk kegiatan pemotretan dan pembuatan video promosi sebuah brand lokal. Proses kerja sama awal disebut berjalan normal dan profesional, tanpa adanya tanda-tanda mencurigakan.

"Bulan Mei 2025, saya dapat job sebagai Talent untuk photoshoot atau videoshoot untuk salah satu brand lokal terkenal dengan owner inisial M," kata Saa memulai curhatan, dikutip pada Senin (9/2).

Setelah kegiatan selesai, korban mengaku diajak makan oleh pemilik brand tersebut dengan alasan ingin bersantai usai pekerjaan. Korban menyetujui ajakan itu karena mengira makan akan dilakukan bersama kru lainnya.

"Pada saat photoshoot, tidak ada hal yang aneh dan semua berjalan lancar. Photoshoot dilakukan bersama 2 photographer (termasuk owner M) dan 1 talent scouter-nya yang menghubungi saya. Setelah photoshoot selesai, saya berencana pulang. Kemudian owner menanyakan apakah saya mau makan di suatu tempat. Pada saat itu masih ada talent scouter," tulis Saa.

Namun, situasi berubah ketika korban justru dibawa kembali ke area studio dan ditinggalkan berdua saja bersama sosok berinisial M. Korban sempat mempertanyakan keberadaan kru, tetapi tidak mendapatkan penjelasan yang jelas.

"Saya bingung, karena saya berpikir bahwa kami semua akan makan di luar. Tapi, saya dibawa masuk lagi ke area photoshoot. Saya bingung dan merasa curiga dan bertanya, 'Bukannya mau makan di luar? (Nama talent scouter) dimana?'," tambah Saa.

Dalam pengakuannya, korban menyebut kondisi tersebut berubah menjadi situasi yang tidak nyaman. Ia mengaku mengalami tindakan yang diduga sebagai pelecehan seksual, meskipun telah berusaha menolak. Setelah kejadian itu, korban diizinkan pergi dan mengaku mengalami trauma serta ketakutan mendalam.

Seiring viralnya unggahan tersebut, identitas pemilik brand berinisial M mulai ramai dikaitkan oleh warganet dengan salah satu pendiri brand lokal terkenal. Sejumlah konten promosi yang diduga berkaitan dengan korban juga dilaporkan telah dihapus dari media sosial brand terkait.

Kasus ini memicu gelombang reaksi publik. Akun media sosial brand dan akun pribadi yang diduga terkait dibanjiri komentar warganet yang meminta penjelasan terbuka. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak terduga maupun manajemen brand terkait tudingan yang beredar.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka