Jakarta (KABARIN) - Guard Coby White antusiastis usai ditukar oleh Chicago Bulls ke Charlotte Hornets pada tenggat waktu pertukaran pemain, sehingga memberinya kesempatan kembali ke kampung halaman di Carolina Utara.
Laman NBA pada Selasa menyatakan pebasket muda itu menyebut kepindahan tersebut sebagai momen yang tepat setelah Bulls memulai arah baru dengan melepas sejumlah pemain inti menjelang batas akhir pertukaran.
"Saya sudah merasa giliran saya berikutnya," kata White mengenai prediksi ditukar setelah melihat perubahan komposisi tim Bulls dalam beberapa pekan terakhir.
Situasi tersebut membuat White menyadari posisinya dalam tim tidak lagi aman setelah tujuh musim membela klub itu.
White mengaku tidak terkejut ketika manajemen Bulls memberi tahu keputusan pertukaran pemain.
Menurut dia, perubahan arah tim serta banyaknya pemain yang akan memasuki masa agen bebas (free agent) membuat klub harus mengambil langkah berbeda dalam membangun skuad.
Pemain yang pernah membela North Carolina Tar Heels di level perguruan tinggi itu merasa beruntung karena bisa kembali ke wilayah yang memiliki arti penting dalam perjalanan kariernya.
White adalah pencetak angka terbanyak sepanjang masa level sekolah menengah di Carolina Utara, sebelum terpilih sebagai pilihan ketujuh NBA Draft 2019.
Musim 2025-2026, White mencatatkan rata-rata 18,6 poin per laga (ppg) dan 4,7 assist per laga (apg) bersama Chicago Bulls.
Namun, setelah trade itu, dia belum bisa menjalani debut bersama Hornets karena masih dalam proses pemulihan cedera betis.
Dia diperkirakan memulai peran dari bangku cadangan ketika kembali bermain.
White menilai Hornets tim muda yang tengah berkembang.
Dia mengaku mendapat sambutan hangat dari rekan-rekan setim barunya dan siap memberikan kontribusi untuk mereka.
Baca juga: Jayson Tatum Dikirim ke G League untuk Jalani Pemulihan Cedera Achilles
Sumber: ANTARA