AS Mulai Alirkan Minyak Venezuela ke Texas

waktu baca 2 menit

Washington (KABARIN) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan minyak dari Venezuela kini “mulai mengalir” ke Amerika Serikat. Pernyataan itu disampaikan Trump di Washington pada Kamis (12/2) waktu setempat.

Trump menyebut hasil penjualan minyak tersebut bakal berdampak pada peningkatan kualitas hidup sebagian warga Venezuela. Menurutnya, setelah Presiden Venezuela Nicolás Maduro ditangkap pada awal Januari, Amerika Serikat mengambil alih industri minyak negara itu. Pemerintah sementara Venezuela juga disebut telah menyetujui penyerahan hingga 50 juta barel minyak kepada AS.

Sebelumnya, Trump juga mengatakan minyak Venezuela sudah dalam perjalanan menuju Houston, Texas. Lewat platform media sosial miliknya, Truth Social, Trump menulis:

“Minyak mulai mengalir, dan sejumlah besar uang — yang tak kelihatan bertahun-tahun — akan sangat membantu rakyat Venezuela segera.”

Ia mengeklaim hubungan AS dengan Venezuela kini berjalan “luar biasa” dan kerja sama dengan pemerintah sementara Venezuela yang dipimpin Delcy Rodríguez berlangsung “sangat baik.”

Sehari sebelumnya, Menteri Energi AS Chris Wright berkunjung ke Venezuela untuk meninjau langsung infrastruktur minyak, aktivitas produksi minyak dan gas, sekaligus bertemu dengan Rodríguez. Dalam kesempatan itu, Wright mengatakan perusahaan-perusahaan AS menunjukkan minat besar untuk masuk ke industri minyak Venezuela.

Ia menilai kunjungan tersebut bertujuan mempercepat iklim investasi agar produksi energi Venezuela bisa kembali meningkat. Langkah ini menandai babak baru hubungan energi antara AS dan Venezuela, setelah sekian lama diwarnai ketegangan politik dan sanksi ekonomi.

​​​​

Sumber: Sputnik_OANA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka