Jakarta (KABARIN) - Game horor petualangan karya studio lokal Separuh Interactive berjudul AGNI: Village of Calamity akhirnya menampilkan detail kebutuhan spesifikasi PC di layanan Steam. Info ini jadi gambaran awal buat gamer yang mau siap-siap sebelum game ini rilis.
Berdasarkan data dari laman Steam, untuk spesifikasi minimum, pemain butuh prosesor setara Intel i5 8400, kartu grafis sekelas GTX 1070, RAM 8 GB, serta ruang penyimpanan 65 GB dengan sistem operasi Windows 10.
Sementara itu, untuk performa yang lebih optimal, spesifikasi yang direkomendasikan adalah prosesor setara Intel i7 10700k, GPU sekelas RTX 3070, RAM 16 GB, storage 65 GB, dan sistem operasi Windows 11.
Secara cerita, game ini mengikuti perjalanan Agni Kusuma, seorang penyelidik dari unit polisi rahasia Indonesia yang nekat masuk ke Desa Purba, wilayah terpencil yang penuh misteri. Di sana, Agni harus mengungkap berbagai rahasia kelam sekaligus mencari rekannya yang menghilang, Lila.
Yang bikin makin menarik, sutradara Joko Anwar juga muncul sebagai karakter dalam game ini dengan peran sebagai The Headman.
Dari sisi gameplay, AGNI: Village of Calamity mengusung gaya horor dengan kamera tetap di titik-titik tertentu, mirip konsep game horor klasik seperti Resident Evil 3: Nemesis. Pemain bakal menghadapi suasana mencekam, mulai dari kejaran manekin hidup sampai monster yang bersembunyi di balik kabut dan pepohonan.
Setiap langkah yang diambil Agni bakal membawa pemain makin dekat ke rahasia desa dan potongan puzzle cerita yang lebih besar.
Game ini dijadwalkan rilis pada 2027 dan saat ini sudah bisa dimasukkan ke wishlist di Steam. AGNI: Village of Calamity juga sudah mengantongi rating dewasa 18+ dari Indonesia Game Rating System dan direncanakan tersedia di konsol PlayStation 5.
Sumber: ANTARA