Jakarta (KABARIN) - Sorak penonton menggema di dalam GOR Utama Bojonegoro, Jawa Timur. Minggu sore itu bukan sekadar pertandingan biasa — ini soal tiket menuju panggung empat besar.
Dan jawabannya datang tegas: Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia tampil perkasa dan menundukkan Bandung bjb Tandamata dengan skor telak 3-0 (25-20, 26-24, 25-16) dalam lanjutan Proliga 2026.
Kemenangan ini memastikan langkah Phonska Plus ke babak final four sektor putri — menyusul Jakarta Pertamina Enduro yang lebih dulu mengunci posisi puncak.
Sempat Tertinggal
Set pertama dibuka dengan kejutan. Phonska sempat tertinggal 0-4. Namun perlahan, Mediol Yoku dan kolega menemukan ritme permainan. Skor 4-4 menjadi titik balik.
Bandung bjb Tandamata yang diperkuat dua legiun asing, Giulia Angelina dan Anastasia Guerra, sempat memimpin saat technical time out pertama. Tapi dominasi itu tak bertahan lama.
Anak asuh Alessandro Lodi tampil lebih sabar dan tajam. Serangan demi serangan membuat jarak angka melebar hingga akhirnya set pertama diamankan 25-20.
Drama dan Adu Mental
Tandamata tak tinggal diam. Mereka membuka set kedua dengan keunggulan 8-4. Permainan cepat dan disiplin membuat Phonska harus bekerja ekstra keras.
Namun, momentum kembali berbalik saat skor imbang 13-13. Sejak saat itu, laga berubah jadi duel terbuka. Kedua tim saling kejar poin hingga memasuki fase deuce yang menegangkan.
Di momen krusial, dua pemain asing Phonska, Annie Mitchem dan Oleksandra Bytsenko, tampil sebagai pembeda. Dua poin beruntun memastikan set kedua menjadi milik Phonska dengan skor tipis 26-24.
Mental juara mulai terasa.
Dominasi Tanpa Ampun
Unggul 2-0 membuat kepercayaan diri Phonska melonjak. Mereka langsung memimpin sejak awal set ketiga.
Jarak poin makin lebar setelah mencetak angka beruntun hingga 18-10. Upaya Calista Maya dan rekan-rekan untuk mengejar terus diredam dengan pertahanan solid dan serangan efektif.
Set ketiga ditutup dengan skor 25-16. Skor akhir 3-0 pun memastikan Phonska melangkah ke final four dengan penuh gaya.
Kemenangan ini menjadi yang kedelapan bagi Phonska musim ini. Meski tiket final four sudah di tangan, mereka masih menyisakan dua laga penting — termasuk duel melawan Jakarta Pertamina Enduro yang akan menjadi penentu gelar juara putaran kedua Proliga 2026 sektor putri.
Jika performa konsisten seperti ini terus terjaga, bukan tak mungkin Phonska akan menjadi ancaman serius dalam perebutan gelar musim ini.
Sumber: ANTARA