Anak-anak Korban Bencana Aceh Tengah Menerima Pendampingan Psikologi

waktu baca 2 menit

Aceh Tengah (KABARIN) - Anak-anak penyintas bencana di Aceh Tengah telah menerima pendampingan psikologi melalui program Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) yang menggandeng Universitas Teuku Umar.

Program tersebut salah satunya terfokus pada pendampingan psikologi anak-anak terdampak di Kampung Toweren, Kecamatan Lut. Tawar, Kabupaten Aceh Tengah.

“Di mana kami melaksanakan penyembuhan trauma kepada anak-anak, kemudian membuat permainan dan sejumlah kegiatan. Mereka melaksanakan proses pengabdian sosial yang kemudian diharapkan agar anak-anak ini dapat lebih baik,” kata Dosen Universitas Teuku Umar Irsadi Aristora kepada ANTARA, Rabu.

Irsadi menjelaskan bahwa telah melaksanakan program sekolah bencana selama kurang lebih tiga bulan terakhir ini untuk bisa memberikan penyembuhan trauma kepada anak-anak yang terdampak.

Ketua program Unit Kegiatan Mahasiswa Berdampak Penanggulangan Bencana Universitas Teuku Umar Rahmat Hayatun Nupus menceritakan saat ini kondisi anak-anak yang terdampak sudah membaik.

“Memang kebiasaan yang menjadi hobi kami membantu masyarakat dan anak-anak yang terdampak bencana. Selain disini sebenarnya kami pernah pergi ke beberapa daerah untuk melakukan pengobatan kepada anak-anak yang telah mengalami dampak bencana,” ujar Hayatun, mahasiswa jurusan hukum Universitas Teuku Umar ini.

Di kampung Toweren terdapat total 90 anak dan balita yang terdampak bencana banjir Sumatera yang terjadi pada 25-30 November lalu.

Mayoritas anak-anak penyintas bencana ini telah kembali ke kediaman pribadinya masing-masing setelah kurang lebih tiga bulan mengungsi di posko kebencanaan.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka