Oto

BMW Lakukan Kampanye Servis Global, Cegah Risiko Starter Terbakar

waktu baca 3 menit

Jakarta (KABARIN) - BMW Group Indonesia menyampaikan pernyataan resmi terkait kampanye teknis global untuk sejumlah kendaraan BMW yang berpotensi terdampak komponen starter, yang berisiko terjadi kebakaran.

Director of Communications BMW Group Indonesia, Jodie O'tania mengatakan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga standar keselamatan dan kualitas produk.

"Sejalan dengan pemantauan kualitas yang dilakukan secara berkesinambungan, BMW Group tengah melaksanakan kampanye layanan preventif secara global untuk sejumlah terbatas kendaraan BMW, termasuk kendaraan di Indonesia," ujar Jodie melalui keterangan resmi kepada ANTARA di Jakarta, Kamis.

Ia menjelaskan, kendaraan yang berpotensi terdampak dilengkapi dengan komponen starter tertentu, yang diproduksi antara Juli 2020 hingga Juli 2022.

Hasil pemeriksaan kualitas internal menunjukkan bahwa pada kendaraan tertentu, setelah penggunaan mesin dalam jangka waktu tertentu dengan frekuensi yang tinggi, salah satu komponen di dalam motor starter dapat mengalami keausan.

Ia menyebut, kondisi ini dapat menyebabkan mesin menjadi lebih sulit untuk dihidupkan.

Menurut dia, dalam situasi yang sangat jarang terjadi selama kendaraan dioperasikan, gangguan pada komponen starter tersebut dapat muncul.

"Tidak terdapat laporan mengenai insiden yang berkaitan dengan kondisi ini. Kampanye ini dilaksanakan sebagai langkah preventif guna meningkatkan kepercayaan dan ketenangan pelanggan," ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, BMW Group akan mengganti motor starter pada kendaraan terdampak dan untuk unit tertentu melakukan penggantian baterai dengan versi yang telah disesuaikan dengan starter terbaru.

Ia mengatakan, seluruh pekerjaan akan dilakukan sesuai dengan standar dan spesifikasi BMW serta bebas biaya kepada pelanggan.

Proses perbaikan umumnya memerlukan waktu hingga dua jam, tergantung pada tipe kendaraan.

Lebih lanjut ia menyampaikan, pelanggan yang kendaraannya termasuk dalam kampanye ini akan dihubungi langsung oleh diler resmi untuk penjadwalan servis.

Hingga proses perbaikan selesai, BMW bersama jaringan diler resminya akan memberikan panduan individual guna memastikan kenyamanan pelanggan.

Sebagai langkah pencegahan tambahan, pelanggan disarankan untuk tidak meninggalkan kendaraan tanpa pengawasan dalam kondisi mesin menyala setelah proses menghidupkan mesin, terutama saat menggunakan fitur remote engine start.

"BMW Group Indonesia sangat mengapresiasi kepercayaan yang terus diberikan oleh para pelanggan dan akan menyelesaikan kampanye layanan preventif ini secara cepat dan profesional, sehingga pelanggan dapat terus menikmati pengalaman berkendara terbaik," ujar Jodie.

Sebagaimana diketahui, BMW telah menarik kembali ratusan ribu unit kendaraannya di seluruh dunia dikarenakan adanya cacat teknis yang berpotensi menimbulkan risiko kebakaran.

Produsen mobil yang berbasis di Munich itu tidak mengungkapkan angka pastinya secara global, tetapi mengatakan bahwa 28.582 unit kendaraan terdampak di Jerman.

Penarikan kembali ini berdampak pada sejumlah model termasuk BMW seri 2, 3, 4, dan 5 yang diproduksi antara Juli 2020 hingga Juli 2022.

Langkah terbaru ini menyusul penarikan pada September, ketika BMW menarik lebih dari 130.000 unit kendaraan di Jerman dan 200.000 unit di Amerika Serikat dikarenakan risiko kebakaran serupa yang berkaitan dengan starter, serta unit-unit tambahan di pasar lain.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka