Awal Puasa Harga Cabai di Jaksel Tembus Rp130 Ribu per Kilo

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Memasuki awal Ramadhan 1447 Hijriah, harga cabai di sejumlah pasar Jakarta Selatan ikut “naik level”. Cabai rawit merah kini dijual hingga Rp130 ribu per kilogram, membuat banyak pembeli harus mikir dua kali saat belanja kebutuhan dapur.

Ahmad, salah satu pedagang di Pasar Santa, menyebut lonjakan harga ini sudah terasa sejak beberapa waktu lalu.

“Harga cabai jadi Rp130 ribu, yang sebelumnya Rp100 ribu,” katanya saat ditemui di Jakarta Selatan, Senin. Menurutnya, kenaikan ini sebenarnya sudah mulai terjadi sejak momen Imlek, bahkan sebelum Ramadhan tiba.

Tak cuma cabai, beberapa bahan pokok lain juga ikut bergerak naik. Bawang merah saat ini dijual sekitar Rp70 ribu per kilogram, sementara bawang putih masih terbilang stabil di angka Rp50 ribu per kilogram.

Kondisi serupa juga terjadi di kawasan Pasar Minggu. Di wilayah ini, harga cabai rawit merah bahkan tembus Rp140 ribu per kilogram, padahal sebelum Ramadhan masih berada di kisaran Rp90 ribu hingga Rp100 ribu per kilogram.

Sarjono, pedagang di Pasar Minggu, menjelaskan lonjakan harga ini dipengaruhi faktor cuaca.

“Kenaikan dipicu faktor cuaca. Musim hujan membuat petani tidak memanen karena risiko kerusakan, sehingga pasokan berkurang, sementara permintaan pasar tetap tinggi,” ucap Sarjono.

Untuk jenis cabai merah keriting, harganya kini naik menjadi Rp80 ribu per kilogram dari sebelumnya sekitar Rp60 ribu. Sarjono memperkirakan harga bisa mulai turun dalam satu sampai dua pekan ke depan, meski berpotensi kembali naik menjelang Lebaran.

Sementara itu, bawang merah ukuran besar dijual sekitar Rp60 ribu per kilogram dan ukuran kecil Rp35 ribu per kilogram. Untuk bawang putih, harganya relatif aman dan stabil di kisaran Rp40 ribu per kilogram.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka