Jakarta (KABARIN) - PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap menegaskan aktivitas produksi di pabrik Gresik, Jawa Timur, tetap berjalan seperti biasa tanpa adanya pemutusan hubungan kerja terhadap karyawan.
Pihak perusahaan menyampaikan bahwa operasional pabrik tetap mengikuti perencanaan produksi dan disesuaikan dengan kebutuhan pasar, sebagaimana dinamika umum di industri manufaktur padat karya.
Manajemen juga menekankan bahwa pekerja merupakan bagian penting dari perusahaan, sehingga kebijakan ketenagakerjaan selalu mengacu pada aturan yang berlaku dan prinsip perlindungan tenaga kerja.
“PT KAS tetap berjalan normal secara operasional dan ketenagakerjaan, tidak ada PHK maupun karyawan yang dirumahkan,” ujar dia.
Selain itu, perusahaan memastikan seluruh kegiatan usaha tetap dilakukan secara terukur, taat regulasi, serta menjaga hubungan kerja yang sehat antara manajemen dan karyawan.
Di sisi lain, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan pemantauan terkait isu dugaan PHK di pabrik Mie Sedaap Gresik.
“Terkait dengan (dugaan PHK) Mie Sedaap, ini kita masih monitor, nanti kita update kepada teman-teman, ya,” kata Menaker Yassierli di Jakarta, Rabu.
Isu ini mencuat setelah beredar kabar di media sosial soal ratusan pekerja yang disebut dirumahkan menjelang Ramadan. Informasi tersebut menyebutkan para pekerja menerima kabar pemutusan kerja hanya lewat pesan WhatsApp, meski kontrak mereka masih aktif.
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad juga telah merespons persoalan ini. Ia mengatakan perusahaan sudah menyampaikan komitmen untuk tidak melakukan PHK.
"Tadi kami sudah lakukan koordinasi dan saya pikir para pekerja dapat kembali tenang bekerja," kata Dasco.
Ia menilai kebijakan PHK seharusnya tidak terjadi, terlebih menjelang Ramadan dan Hari Raya Idulfitri, karena berpotensi memberatkan para pekerja dan keluarganya.
Sumber: ANTARA