Ford Tarik Kembali 4,3 Juta Mobil karena Masalah Software

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Ford Motor Company mengumumkan penarikan kembali sekitar 4,38 juta kendaraan di AS karena adanya masalah perangkat lunak pada modul trailer.

Masalah ini terjadi pada Integrated Trailer Module (ITRM) yang kadang kehilangan komunikasi dengan kendaraan saat baru dinyalakan. Kondisi ini bisa membuat lampu rem trailer, lampu sein, dan fungsi pengereman trailer tidak bekerja sehingga kendaraan tidak memenuhi standar keselamatan federal di AS.

Kesalahan software ini diyakini muncul akibat kondisi race condition antara ITRM dan sistem kontrol CAN Standby, di mana modul tetap menyala tapi tidak bisa komunikasi dengan sistem kendaraan.

Ford menyebut sudah ada lebih dari 400 klaim garansi terkait masalah ini meski sejauh ini belum ada laporan kecelakaan, cedera, atau insiden akibat kondisi tersebut.

Penarikan kembali ini mencakup berbagai model truk, van, dan SUV Ford serta Lincoln yang dibuat antara 2021 hingga 2026, termasuk Ford F-150, F-250 Super Duty, Maverick, Ranger, Expedition, Lincoln Navigator, dan Ford E-Transit.

Untuk mengatasi masalah, Ford akan merilis pembaruan software ITRM gratis yang bisa dilakukan di dealer atau lewat pembaruan over-the-air (OTA) bagi kendaraan yang mendukung.

Meski hanya sekitar 1 persen kendaraan diperkirakan mengalami cacat, jumlahnya tetap lebih dari 43.000 unit berpotensi terdampak. Ford juga akan mengirimkan pemberitahuan resmi ke pemilik mobil yang terkena recall agar bisa memperbarui software melalui dealer atau OTA tergantung model dan konektivitas kendaraan.

Sumber: Carscoops

Bagikan

Mungkin Kamu Suka