Honor Perkenalkan Robot Phone dan Konsep AI Baru Jelang MWC 2026

waktu baca 2 menit

Beijing (KABARIN) - Merek teknologi asal China, Honor, resmi memperkenalkan ponsel terbaru yang mereka sebut sebagai Robot Phone, menjelang gelaran Mobile World Congress 2026 di Barcelona, Spanyol.

Peluncuran ini juga dibarengi dengan pengenalan konsep baru yang mereka kembangkan, yaitu Kecerdasan Manusia Tertambah atau Augmented Human Intelligence AHI.

Dalam acara peluncuran global, CEO Honor Li Jian menjelaskan bahwa Robot Phone ini dibekali sistem kamera gimbal tiga sumbu pertama di industri ponsel pintar. Teknologi tersebut langsung terintegrasi di dalam bodi smartphone, sehingga perangkat ini disebut sebagai “smartphone spesies baru”.

Honor menyebut Robot Phone sebagai gabungan dua kekuatan utama AI, yaitu kecerdasan interaksi berwujud dan kemampuan kamera kelas flagship. Kombinasi ini diklaim menghadirkan pengalaman AI yang lebih hidup dan terasa nyata bagi pengguna.

Perangkat ini mendukung panggilan video AI dengan sudut pandang luas, interaksi berbasis bahasa tubuh, hingga gerakan ritmis yang membuat pengalaman penggunaan terasa lebih dinamis. Dari sisi kamera, kualitas visualnya diklaim setara sinema, dilengkapi fitur video anti-guncangan dan pelacakan objek berbasis AI.

Dalam kesempatan yang sama, Li Jian juga menjelaskan filosofi AHI yang diusung Honor. “Esensi AI berpusat pada manusia,” ujarnya.

“AI seharusnya memadukan kecerdasan intelektual (intelligence quotient/IQ) dengan kecerdasan emosional (emotional intelligence/EQ), meningkatkan kemampuan manusia untuk beradaptasi, berevolusi, dan menikmati masa kini di tengah dunia yang berubah dengan cepat. Itulah filosofi AHI yang diyakini Honor.”

Pada hari peluncuran tersebut, Honor juga memperkenalkan ponsel lipat flagship Magic V6 ke pasar global dengan bodi super tipis saat dilipat. Selain itu, robot humanoid pertama buatan Honor juga ditampilkan ke publik untuk pertama kalinya.

MWC 2026 sendiri akan digelar pada 2 sampai 5 Maret di Barcelona, dengan area pameran yang menampilkan ratusan paviliun dari berbagai negara, kawasan, dan sektor teknologi.

Sumber: Xinhua

Bagikan

Mungkin Kamu Suka